Iran-AS Memanas, Arab Saudi Gagas KTT Darurat

Minggu, 19 Mei 2019 - 15:25 WIB
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz. (Foto: Reuters)

FAJAR.CO.ID, RIYADH–Arab Saudi menyerukan pertemuan darurat Dewan Kerjasama Teluk Regional dan Liga Arab untuk membahas peningkatan ketegangan di kawasan itu. Demikian kantor berita resmi kerajaan melaporkan, Sabtu (18 Mei).

Badan Pers Saudi (SPA) mengatakan, Raja Salman telah mengundang para pemimpin Teluk dan negara-negara Arab untuk menghadiri KTT darurat di Mekah pada 30 Mei, untuk membahas “agresi dan konsekuensinya” baru-baru ini di wilayah tersebut.

Ketegangan meningkat di Teluk, dimana Amerika Serikat mengerahkan kapal induk dan pembom atas dugaan ancaman dari Iran.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Adel al-Jubeir mengatakan negaranya tidak ingin berperang dengan Iran, tetapi siap membela kepentingannya.

“Riyadh “tidak menginginkan perang, tidak mencarinya dan akan melakukan segalanya untuk mencegahnya”.

Uni Emirat Arab “menyambut” undangan Arab Saudi.

Empat kapal, termasuk dua kapal tanker minyak Saudi, rusak dalam serangan sabotase misterius Minggu lalu di Fujairah UEA, yang terletak di pintu masuk penting ke Teluk.

Insiden itu diikuti oleh serangan pesawat tak berawak pada Selasa oleh pemberontak Huthi Yaman pada pipa minyak utama Saudi, yang menyediakan rute ekspor alternatif jika Selat Hormuz ditutup.

Iran telah berulang kali mengancam akan mencegah pengiriman di Hormuz dalam kasus konfrontasi militer dengan Amerika Serikat, yang telah menjatuhkan sanksi pada Teheran dalam beberapa bulan terakhir.

Jubeir mengatakan UEA memimpin penyelidikan ke kapal tanker minyak yang rusak, tetapi menambahkan bahwa “kami memiliki beberapa indikasi dan kami akan membuat pengumuman setelah penyelidikan selesai”.

Suami Kebelet Begituan Namun Istri Menolak, Akhirnya Mengerikan

Terlepas dari skeptisisme internasional, pemerintah AS telah menunjuk meningkatnya ancaman dari Iran, musuh lama dan juga saingan sekutu AS, Israel dan Arab Saudi.

SPA pada hari Minggu mengatakan, putra mahkota Saudi berbicara melalui telepon dengan Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo tentang upaya untuk meningkatkan keamanan di wilayah tersebut. (fo)