Status Pelari Undangan, Zohri Resmi Mentas di Olimpiade Tokyo 2020


Pelari asal Lombok, Nusa Tenggara Barat itu pun mengucap syukur atas hasil positif yang diraihnya hari ini. “Terima kasih banyak kepada Tuhan, semua masyarakat NTB dan Indonesia. Berkat doa dan dukungan kalian, saya berhasil kembali mengharumkan nama bangsa. Saya akan terus berusaha supaya bisa berlari lebih cepat lagi,” ujar Zohri singkat.

Pelari Undangan

Keberhasilan Zohri lolos kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 setelah mencatat waktu 10,03 detik rupanya menyimpan cerita lain. Zohri rupanya datang ke turnamen Seiko Grand Prix dengan status sebagai pelari undangan.Hal tersebut disampakan Sekjen PASI Tigor Tanjung. Tigor mengatakan, Zohri awalnya tidak diikutsertakan karena catatan waktu terbaiknya kala itu dianggap belum pantas menjadi peserta. Hal ini disampaikan ketika Zohri belum mengalungkan medali perak di Kejuaraan Asia 2019 di Doha.

“Saat itu catatan waktu Zohri terbaik masih 10,18 detik. Setelah Zohri merebut medali perak di Doha catatan waktu 10,13 detik di Doha, saya desak kembali penyelenggara Seiko Grand Prix. Akhirnya mereka memberikan Zohri lintasan. Zohri menjadi pelari undangan di sini,” ujar Tigor.Hasil Lengkap Balapan MotoGP Le Mans

Tigor pun berharap dedikasi yang ditunjukkan Zohri bisa memotivasi atlet lainnya untuk bisa berlatih dan terus mengembangkan diri seperti Zohri. “Semoga seiring dengan peningkatan prestasi, atlet-atlet kita dapat berpartisipasi dalam kompetisi-kompetisi bergengsi lain agar mereka bisa mengumpulkan poin kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020,” ujar Tigor. (jpnn)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...