Tugas Makin Berat, Kakorlantas Diusul jadi Kabalantas Polri

Minggu, 19 Mei 2019 - 08:54 WIB

JAKARTA — Terkait makin berat dan luasnya tugas serta tanggung jawab polisi lalu lintas, muncul usulan agar korps lalu lintas ditingkatkan statusnya menjadi badan lalu lintas Polisi Republik Indonesia (Polri).

Usulan ini disampaikan oleh politisi Partai NasDem, Muh Rapsel Ali, yakni dengan menjadikan posisi Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) menjadi Kabalantas Polri.

“Lantas sudah layak ditingkatkan statusnya dari Kakorlantas menjadi Kabalantas Polri
. Kaba bintang tiga, Dirlantas tipe A dengan pangkat brigjen
,” ucap Rapsel, Minggu (19/5/2019).

Rapsel, yang sudah bisa dipastikan lolos ke DPR RI dari Dapil Sulsel 1, menerangkan bahwa peningkatan status Korps Lalu Lintas sudah sepatutnya dilakukan. Melihat makin beratnya tugas polisi lalu lintas mengatasi kemacetan.

“Usulan ini juga sebenarnya merupakan hasil diskusi dengan sejumlah pengamat terkait makin beratnya tugas mengatasi kemacetan lalu lintas. Dan memang benar bahwa sudah layak ditingkatkan statusnya dari Kakorlantas menjadi Kabalantas Polri
,” sambung Rapsel.

Seperti diketahui, posisi Kakorlantas Polri saat ini diemban oleh Irjen Refdi Andri. Dalam tugasnya, Korlantas Polri membina dan menyelenggarakan fungsi lalu lintas yang meliputi pendidikan masyarakat, penegakan hukum, pengkajian masalah lalu lintas, registrasi dan identifikasi pengemudi dan kendaraan bermotor serta patroli jalan raya.

Sejauh ini, salah satu perbaikan mencolok yang dilakukan Korlantas Polri ialah modernisasi sistem jajaran lalu lintas, dari layanan konvensional ke digital, seperti layanan SIM online. Namun begitu, tugas dan tantangan polisi lalu lintas ke depan dipastikan semakin berat. Sambil itu, polisi lalu lintas dituntut dapat memperbaiki kultur kepada masyarakat sebagai pengayom dan pelindung masyarakat. (*)