A Nurhaldin NH Calon Kuat Duduki Wakil Ketua DPRD Makassar

Senin, 20 Mei 2019 - 08:27 WIB

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR–Golkar yang meraih lima kursi berhak untuk kursi wakil ketua DPRD Makassar. Caleg Nurhaldin dan Abdul Wahab Tahir berpeluang menduduki kursi itu.

Wahab Tahir menjadi satu-satunya caleg incumbent yang bertahan dari 5 kursi Golkar di DPRD Kota Makassar. Empat caleg lainnya yang lolos adalah pendatang baru yaitu Apiati Amin Syam, Andi Suharmika, A. Nurhaldin NH, dan Nurul Hidayat

Dari 5 caleg Golkar yang berhasil lolos, A. Nurhaldin menjadi caleg dengan pemilik suara terbanyak Golkar se Kota Makassar. A Nurhaldin berhasil memperoleh 5.193 suara. Perolehan yang signifikan bahkan mengalahkan suara para caleg incumbent.

Ketua Bidang Perindustrian DPD Golkar Makassar ini juga mengaku tetap menyerahkan keputusan ke partai. Karena di Golkar, kata dia, punya banyak kriteria untuk penentuan kursi pimpinan DPRD.

“Tidak selamanya senior. DPD II Golkar Makassar akan mengusul tiga nama ke DPD I kemudian dibawa ke DPP untuk di SK kan,” katanya.

Selanjutnya, kata dia, sejumlah kriteria harus dipenuhi. Di antaranya, loyalitas terhadap partai, pengalaman dan senioritas. “Tetapi sebenarnya, duduk di DPRD Makassar saja kita sudah bersyukur. Suara terbanyak tentu menjadi pertimbangan. Tetapi saya tetap akan ikuti aturan yakni AD/ART partai,” katanya.

Meski bukan incumbent, lanjutnya, pengalaman organisasi di luar juga menjadi pertimbangan lain. “Kalau pengalaman organisai juga tidak diragukan karena sudah banyak organisasi yang saya ikuti. Bendahara Pemuda Pancasila Sulsel, Ketua Harian Ampi Sulsel, Sekretaris HIPMI Sulsel, Wakil Ketua Asosiasi Kontraktor Air Indonesia (Akaindo) Makassar. Saya juga kader tulen Golkar,” katanya.

Tak dapat dipungkiri, Abdul Wahab Tahir adalah petahana yang menjabat sebagai Sekretaris Golkar Makassar. Meski berpeluang, Abdul Wahab Tahir mengatakan dirinya masih menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada partai.

“Saya serahkan ke Partai Golkar. Itu menjadi kewenangan Partai Golkar, biarkan partai yang melakukan penilaian,” katanya, Minggu 19 Mei.

SYL: Soal Kecurangan Pemilu, It’s Not Me

Sementara itu, pendatang baru A Nurhaldin juga mengakui jika dirinya punya peluang. Apalagi, kata dia, dirinya merupakan peraih suara 5.193 atau suara terbanyak. (rul)