Erwin Kallo: Cinema XXI Layak Digugat, Mereka Seperti Kartel


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Produser Film layar lebar The Lawyers (Pokrol Bambu), Erwin Kallo mengancam akan menggugat manajemen Cinema XXI di seluruh Indonesia lantaran terindikasi bermain kartel dalam dunia perfilm nasional.Pernyataan itu dilontarkan Erwin Kallo saat diskusi Panel bersama Artis Ibukota “The Lawyer-Pokrol Bambu” di redaksi Harian FAJAR Makassar, Senin 20 Mei 2019. Erwin menyatakan, Cinema XXI sudah keterlaluan memperlakukan film-film nasional.”Di situ banyak mafia bermain. Saya tahu semua. Film kami baru tayang dua hari di Surabaya dan Palembang sudah diturunkan. Baru kali ini mereka akan berhadapan dengan para lawyers,” kata Erwin sambut meriah peserta diskusi.Diskusi film ini menghadirkan para bintang diantaranya Tanti Saragih, Dicky Chandra, Roy Marten, Rina Hasyim, Jerio Jeffry dan Syamsul Rizal.Selain menyoroti kondisi perfilm nasional, Erwin yang juga adalah Ketua Dewan Kesenian Makassar (DKM) menyoroti perlunya film nasional dilindungi dari serbuan film luar. Salah satunya kata dia, perlu regulasi film nasional mendapat jam tayang yang layak di bioskop.”Di Malaysia film nasional wajib tayang minimal sepekan di layar. Ada atau tidak penontonnya harus begitu. Di sini kita sudah karena mereka importir film sekaligus mereka pengaturnya,” beber Erwin.https://youtu.be/7yyc-ateEvIFilm PengacaraFilm layar lebar The Lawyers (Pokrol Bambu), adalah film satir yang bercerita kehidupan pengacara (lawyers).

Komentar

Loading...