Jabatan Tak Menghalangi untuk Menjalankan Aksi Sosial

Senin, 20 Mei 2019 - 08:12 WIB

PALU, FAJAR.CO.ID — Tidak semua pejabat punya nilai kepedulian besar seperti Abdul Malik Faisal. Kadis Koperasi dan UKM Sulsel itu, tetap bisa memimpin aksi sosial, tanpa mengabaikan tugas-tugas utamanya.

Ya, Malik kembali meninjau langsung pembangunan Hunian Sementara (Huntara) untuk warga korban tsunami di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Minggu, 19 Mei. Presiden Club Rotary Ujungpandang itu begitu bersemangat menelusuri pembangunan Huntara yang sedang on progres.

Bantuan Huntara tersebut berasal dari Rotary Indonesia yang terdiri dari District 3410 (wilayah barat) dan District 3420 (wilayah timur).

Menurut Malik, rencananya, Rotary Indonesia akan membangun sebanyak 200 unit Huntara. Tiap unit bilik Huntara yang akan sementara dibangun berukuran 3,6 x 3,6 meter, ditambah teras sepanjang 1,5 meter di depan masing-masing bilik.

“Saat ini telah terbangun kampung Rotary dengan 146 Huntara di Kabupaten Sigi Biromaru yang telah dihuni sekitar 150 KK masyarakat korban likuifaksi. Masyarakat yang tinggal di Huntara tersebut sampai sekarang tetap didampingi untuk bisa berusaha dan mendapatkan pembinaan hingga traumanya hilang,” jelas Malik kepada FAJAR.CO.ID, Senin (20/5/2019)

Aksi Rotary Indonesia yang dipimpin langsung Malik dilakukan sejak dua hari pasca kejadian tsunami tersebut. Selain membangun Huntara, ada beragam bantuan lain yang diberikan.

Bantuan tersebut di yakni bantuan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan, bantuan survival kits, bantuan sembako, tenda pengungsi, air bersih, dan pelatihan keterampilan.

“Kita juga bekerja sama dengan BNPB dan Basarnas mensuplai makanan dan obat-obatan untuk masyarakat yg ada di pelosok,” lanjut Malik.

Warga Protes Jalanan Rusak, Kades: Segera Diperbaiki Tahun Ini

Malik menambahkan, targetnya dalam 1 sampai 2 tahun ke depan, masyarakat sudah bisa kembali hidup normal setelah hunian tetap mereka sudah terbangun semua. “Diharapkan aktivitas yang rutin mereka lakukan sudah beransur-ansur normal,” harapnya. (iad)