Jelang 22 Mei, Pimpinan Perguruan Tinggi Se-Sulsel Serukan Menjaga Perdamaian


”Perbedaan pendapat dan sikap politik harus disikapi secara wajar selama bersifat rasional dan proporsional serta berada dalam koridor negara hukum berdasarkan Pancasila dan UUD 45,” lanjut Dwia.”Saatnya menunjukkan kepada dunia internasional bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang kuat, bangsa yang besar, dan bangsa pemimpin,” tambah Ketua STIE AMKOP Bahtiar Maddatuang. (taq)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...