Pengalaman Puasa di Negeri Kincir Angin, Waktu Berpuasa Makin Lama


Ummu merupakan mahasiswa asal Sulsel yang menjalankan studi masternya. Ia mengambil Speisialis Molecular Ecology di Wageningen University and Research. (*)Jajaki Museum MikrobaBelanda memiliki cukup banyak museum. Museum Micropia menjadi salah satu museum favorit Ummu Syauqah.Museum ini terletak di Amsterdam. Ketika memasuki museum akan ada banyak informasi mengenai mikroba. Mulai dari pembahasan “Tree of life”, klasifikasi mikroba (bakteri, eukarya, archaea) yang dijelaskan secara mudah, koleksi bakteri di barang sehari-hari, dan bakteri-bakteri ekstrem.Bahkan, terpajang bakteri fluoresense yang biasanya hidup di dasar laut.“Ada winogradsky column raksasa, yang memperlihatkan jenis koloni mikroba yang berdekatan namun berbeda jenis. Ada koleksi kotoran dari berbagai hewan, perbedaan jenis bakteri di tiap kotoran hewan dan apa akibatnya kalo mikrobiota tersebut terganggu,” ungkapnya.Pengujung juga bisa seolah-olah mengamati mikroba tersebut dengan mikroskop. Bakteri menguntungkan dan bakteri merugikan, dan ada sampel yang bisa dilihat. Adapula macam-macam mikroba di tubuh. Ilustrasi tentang antibakteri dan probiotik dan bagaimana keduanya bekerja dan bisa saling memengaruhi.Museum ini juga sangat bersahabat untuk anak- anak, karena disediakan bangku-bangku untuk yang tingginya tidak sampai ke mikroskop, dan sangat aman. Bagi pencinta hal yang berbau biologi mungkin bisa mencoba untuk mengunjungi museum ini. “Selain museum ini orang-orang senang mengunjungi Kota Giethoorn atau Zaanse Schans yang terkenal dengan koleksi kincir anginnya,” ujarnya. (ind/dni)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...