Deteksi 7 Jenis Penyakit Lewat Bau

Selasa, 21 Mei 2019 09:30
Belum ada gambar

Adalah sebuah penemuan yang disebut “NaNose”, satu jenis alat bantu pernapasan yang dikembangkan oleh sebuah perusahaan Israel. Alat ini memiliki akurasi hingga 90% untuk mendiagnosis kanker paru-paru. Disebutkan bahwa perangkat ini mendeteksi “bau” khusus yang dipancarkan oleh sel-sel kanker.

Gagal ginjal

Napas berbau amonia dapat menjadi pertanda adanya gagal ginjal. Peneliti dari University of Illinois telah mengembangkan sebuah alat sekali pakai untuk menunjang tingkat keberhasilan metode diagnosis ini.

Gagal hati

Ketika hati manusia berhenti melakukan tugasnya, racun yang tidak tersaring akan menumpuk di urine, keringat, bahkan napas. Oleh karena itu, seseorang yang mengalami penyakit ini memiliki urine, keringat atau bau napas yang sangat amis menyerupai ikan mentah.

Multiple sclerosis

Multiple sclerosis adalah penyakit autoimun, di mana tubuh mulai menyerang sistem saraf pusat. Sebagai akibatnya, keluhan seperti mati rasa, kesemutan, dan masalah dengan penglihatan maupun gaya berjalan bisa saja terjadi. Kondisi ini paling sering dideteksi dengan pemeriksaan magnetic resonance imaging (MRI) otak atau “spinal tap”.Namun, menurut sebuah laporan di ACS Chemical Neuroscience, multiple sclerosis juga dapat didiagnosis dengan pemeriksaan napas.

Penyakit gusi

“Jika Anda mengalami infeksi pada gusi, bakteri melepaskan produk limbah seperti hidrogen sulfida yang berbau seperti telur busuk,” jelas Dr. Hirsch.Adanya bau ini memberi tahu bahwa orang tersebut menderita penyakit gusi, abses gigi, atau kebersihan mulut yang buruk.

Penyakit kejiwaan

Menurut Dr. Hirsch, bau mulut sering menyertai orang dengan skizofrenia dan jenis psikosis berat lainnya.

Bagikan berita ini:
10
1
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar