KPU Dinilai Lebih Kuat Hadapi Gugatan Imran Tenri Tata


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR–Kisruh internal caleg Golkar di daerah pemilihan Sulsel II atau Makassar B diprediksi bakal berujung di MK. Pasalnya, caleg yang merasa dirugikan, Imran Tenri Tata masih belum puas dengan hasil putusan Bawaslu Sulsel yang memerintahkan KPU Makassar membuka DAA1 Plano Kecamatan.Setelah DAA1 Plano itu dibuka, caleg nomor urut lima, Rahman Pina tetap unggul. Suaranya hanya berkurang 13, sedangkan Imran bertambah empat. Sedangkan selisih saat itu 288 suara.Pengamat Kepemiluan, Mappinawang mengatakan peluang tetap ada bagi siapa pun yang menggugat ke MK, termasuk kasus Imran ini. Hanya saja, dia menilai KPU kini lebih kuat karena gugatan Imran di Bawaslu sudah dipenuhi dengan membuka kotak.”Nanti kalau misalnya mengulangi gugatannya di Bawaslu, maka KPU Makassar bisa menunjukkan bukti bahwa apa yang dikeberatankan oleh Imran sudah dibuka kotaknya saat rekap. Sudah dihitung dan hasil penghitungannya seperti ini. Terserah MK apakah percaya atau tidak terhadap hasil penghitungan KPU Makassar itu atau tidak,” katanya, Senin (20/5).Dia sendiri menilai dari proses yang ada KPU bisa jadi lebih kuat. Karena kotak sudah dibuka. “Maka hasil proses keberatan itulah menjadi bukti KPU ke MK bahwa itu sudah selesai. Saya kira KPU Makassar kuat itu. Kalau sesuai dengan mekanisme PKPU. KPU akan sangat bisa membuktikan sebaliknya,” jelasnya.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...