Lebaran, Konsumsi BBM Rata-rata Meningkat 24 Persen Lebih

Selasa, 21 Mei 2019 - 15:17 WIB

FAJAR.CO.ID, SEMARANG – Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2019 yang diprediksi akan berlangsung pada 30 Mei-2 Juni 2019, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV Jateng dan DIY telah mempersiapkan dan mengoptimalkan ketersediaan energi di Jateng dan DIY tetap terjaga.

General Manager Marketing Operation Region IV Jateng dan DIY, Iin Febrian, mengatakan tren peningkatan konsumsi BBM rata-rata meningkat 24 persen lebih besar dari rata-rata harian normal untuk Gasoline (Premium dan PertaSeries), yaitu dari 12.240 KL menjadi 15.124 KL.

Sedangkan Gasoil (Biosolar dan Dex series) akan mengalami penurunan -12 persen dari normalnya 5.094 KL menjadi 5.810 KL dikarenakan penurunan aktivitas pengiriman dan pembatasan angkutan barang.

“Strategi pembentukan satuan tugas tahun ini diperkuat dengan 45 SPBU Kantong dan 22 SPBE kantong yang tersebar di berbagai lokasi guna memperpendek jarak dan waktu tempuh mobil tangki ke lokasi-lokasi yang berpotensi mengalami kemacetan dan kepadatan,” jelas Iin, Selasa (21/5).

Berbeda dengan fasilitas kios pada mudik lebaran sebelumnya, pada tahun ini Pertamina MOR IV berinovasi pada fasilitas pengisian BBM di kios. Bila pada tahun sebelumnya Kios Pertamina di dominasi dengan penjualan BBM Manual dan kemasan.

Kali ini Pertamina menggunakan SPBU nonpermanen yaitu Modular dan Modular Kompak yang dilengkapi dengan tangki dan dispenser sehingga mempersingkat waktu pengisian BBM di rest area.

“Sebanyak 15 Kios Pertamina Siaga pada tahun ini terdiri dari 7 titik Kios Modular Kompak, 2 titik kios Modular, 5 titik kios Mobile Dispencer, dan 2 titik kios kemasan. Sementara Motorist BBM dengan kapasitas angkut BBM hingga 30 liter disiagakan sebanyak 60 unit yang tersebar di 6 titik di sekitar Gerbang Tol Pejagan hingga Solo,” ujarnya.

“Apabila ada kepadatan, Motorist BBM akan menembus kemacetan dengan bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk pengondisian jalan. Pelayanan Motorist ini bersifat darurat dan membantu masyarakat untuk mendapatkan BBM. Oleh karena itu kami menghimbau untuk mengisi tangki penuh sebelum memulai perjalanan,” tambahnya. (SEN)