Akhirnya Wali Kota Palopo Setujui Kenaikan Tarif PDAM

Rabu, 22 Mei 2019 - 17:17 WIB
Ilustrasi PDAM

FAJAR.CO.ID, PALOPO–Pemkot Palopo menyetujui kenaikan tarif air bersih Perusahaan Air Minum Tirta Mangkaluku (PAM TM) Palopo sebesar 22 persen.

Sebelumnya hanya Rp2.300/kubik untuk pemakaian antara 1-10 meter kubik, dan Rp2.900/kubik untuk pemakaian antara 11-20 meter kubik. Kini naik menjadi Rp2.875/kubik untuk pemakaian antara 1-10 kubik, dan Rp3.500/kubik untuk pemakaian antara 11-20 meter kubik.

Untuk kategori R2, dari Rp2.800/kubik naik menjadi Rp3.500/kubik untuk pemakaian antara 1-10 meter kubik, dan dari Rp3.275/kubik naik menjadi Rp4.375/kubik untuk pemakaian antara 11-20 meter kubik.

Ini sesuai keputusan penyesuaian tarif itu telah ditandatangani Wali Kota Palopo HM Judas Amir, tertanggal 13 Mei 2019.

Dalam SK Wali Kota Palopo dengan nomor 245/V/2019, memutuskan tarif air minum PAM TM Palopo naik rata-rata 22 persen.

Kenaikan tarif air bersih itu mulai berlaku sejak 1 Juni 2019, dan selanjutnya dapat dilakukan secara periodik dengan perhitungan sesuai nilai tingkat inflasi ditambah margin sebesar 2 persen setiap tahun berjalan. Namun setiap kenaikan tarif itu, harus terlebih dahulu disosialisasikan kepada masyarakat.

Sementara biaya beban atau biaya pemeliharaan meter air, untuk pipa 1/2 inchi sebesar Rp15 ribu per bulan, pipa 3/4 inchi Rp17 ribu, pipa 1 inchi Rp37 ribu, dan pipa 2 inchi Rp45 ribu.

Direktur Utama PAM TM Palopo, Yasir, mengatakan kenaikan tarif ini bagian dari kesinambungan pelayanan. ”Ini bagian dari upaya itu, maka harus sehat. PAM TM butuh update kebutuhan, seperti harga pokok. Salah satu solusinya adalah penyesuaian tarif,” ujar ujar Yasir.(shd)