Di Madrid, Robinho Ubah Rumahnya Menjadi Klub Malam

Rabu, 22 Mei 2019 - 04:52 WIB
Royston Drenthe / EPA

FAJAR.CO.ID, MADRID—Royston Drenthe merinci waktunya di Real Madrid termasuk menggambarkan bagaimana rekan setimnya Robinho mengubah ruang bawah tanah rumahnya menjadi klub malam selama ia bermain untuk klub ibu kota Spanyol tersebut.

Pemain asal Belanda itu menghabiskan tiga musim di Bernabeu setelah bergabung dari Feyenoord pada 2007. Akan tetapi ia secara mengejutkan meninggalkan sepakbola sama sekali pada tahun 2016. Saat itu, ia baru berusia 29 tahun.

Diario AS mengutip sebuah wawancara yang dilakukan mantan pemain sayap dengan FourFourTwo di mana ia berbicara tentang keputusannya untuk bergabung dengan Madrid.
“Saya mendengar bahwa 16 klub tertarik pada saya, saya berbicara dengan presiden Barcelona, ​​(Joan) Laporta, dan dengan (Pedja) Mijatovic, direktur olahraga Real Madrid,” katanya.

“Dari semua klub, kebanyakan dari mereka menawarkan saya kontrak lima tahun dengan kondisi yang kurang lebih sama, dan segera setelah saya tahu bahwa Real Madrid tertarik, saya memutuskan untuk pergi ke sana. Ketika saya masih kecil, saya terpesona oleh segala sesuatu yang mengelilingi Madrid, dan kegembiraan di sekitar klub, seperti ketika saya melihat film Goal, itu adalah sesuatu yang saya benar-benar ingin menjadi bagian darinya,” jelasnya.

Ia mengaku mendapat perlakuan bagus di Madrid. “Saya segera merasa seperti di rumah, semua orang menyambut saya dengan hangat, Guti langsung akrab dengan saya, dan dia adalah ‘lelaki’ Madrid, seorang legenda. Saya mengembangkan hubungan yang baik dengan Robinho tak lama setelahnya. Saya kadang-kadang pergi ke rumahnya, di mana ia telah mengubah ruang bawah tanahnya menjadi klub malam,” ungkapnya. (Football Espana/amr)