Imbas Kerusuhan, Penumpang KRL Tertahan di Stasiun Palmerah dan Tanah Abang


FAJAR.CO.ID–Para pengguna KRL Commuter Line yang hendak naik dari Stasiun Tanah Abang dan Palmerah maupun bertujuan ke stasiun tersebut disarankan mencari alternatif stasiun lain. Karena kondisi stasiun yang sangat dipadati pengguna, sehubungan penutupan sebagian akses jalan di luar stasiun.Salah seorang pengguna KRL, Galih, 28, mengutarakan para penumpang KRL yang sudah di Tanah Abang tidak boleh keluar stasiun. Namun, untuk transit atau perpindahan kereta masih bisa dilakukan para pengguna KRL.

“Yang di Stasiun Tanah Abang tidak boleh keluar stasiun. Kalau transit masih boleh,” kata pria yang mau menuju Tebet, Jakarta Selatan itu.

Menurut dia, dari dalam stasiun Tanah Abang terdengar beberapa kali letusan. Namun, dia tidak mengetahui pasti suara ledakan itu dari senjata polisi atau bukan. “Ada suara tembakan beberapa kali,” tuturnya.Dia berharap kondisi Jakarta aman. Sehingga, masyarakat lebih nyaman menggunakan moda transportasi umum. “Sekarang sudah di kereta mau ke Tebet,” ujarnya.Sedangkan Erick mengaku mereschedule acaranya di Jalan Jatibaru, Tanah Abang. Pasalnya, kericuhan terjadi di sekitaran Tanah Abang. “Infonya kereta ditimpukin. Jadi saya reschedule perjalanan ke Tanah Abang,” ungkap dia.Dia pun mengaku memilih pulang dari pada harus menunggu di Stasiun Tanah Abang. “Sekarang pulang aja, karena sudah disuruh bos balik kanan,” ungkapnya.Diketahui, untuk pengguna dengan tujuan Stasiun Palmerah dapat menggunakan Stasiun Kebayoran. Sementara pengguna dengan tujuan Stasiun Tanah Abang dapat menggunakan Stasiun Karet, Sudirman, maupun Duri.

Komentar

Loading...