Kiat Mengatur Keuangan Haji dan Umrah bagi Milenial


FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Menunaikan ibadah haji di Tanah Suci merupakan dambaan semua umat Islam, termasuk generasi milenial, untuk menyempurnakan Rukun Islam. Perjalanan umrah juga semakin banyak dilakukan mengingat waktu tunggu ibadah haji yang sangat lama.

Selain beribadah untuk diri sendiri, banyak juga generasi milenial yang bercita-cita mengajak keluarganya dalam ibadah ke Tanah Suci. Untuk itu, penting untuk merencanakan ibadah haji dan umrah termasuk pembiayaannya dengan baik.

Narada Asset Management, melalui kampanye #investasibukanpunyaorangkayasaja dan #investasipunyasemuaorang mengajak milenial untuk mulai mengelola keuangan pribadi dan menggiatkan berinvestasi sejak dini untuk mencapai tujuan yang diinginkan, salah satunya tujuan ibadah ke Tanah Suci.Perencanaan ibadah haji dan umrah meliputi waktu, kebutuhan dan biaya. Kapan waktu untuk berhaji/umrah menentukan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengumpulkan biayanya.

Kebutuhan yang diperlukan sebelum berangkat hingga kembali ke Tanah Air juga turut menentukan besaran biaya. Total pembiayaan akan menentukan besaran investasi yang dibutuhkan dalam periode waktu yang sudah ditentukan.Manager Angkat Koper (tour/travel Haji dan Umrah), Muhammad Dzulfahmi mengatakan, perbedaan umum yang harus diketahui mengenai haji dan umrah adalah pada waktu dan tempat.

Umrah dapat dilaksanakan sewaktu- waktu (setiap hari, setiap bulan, setiap tahun) dan hanya di Mekkah. Sedangkan Haji hanya dapat dilaksanakan pada beberapa waktu antara 8 Dzulhijjah hingga 12 Dzulhijjah serta dilaksanakan sampai ke luar kota Mekkah.

“Ibadah umroh tidak ada kuota, namun untuk Haji, terdapat kuota yang menyebabkan antrian bagi jamaah yang ingin beribadah,” kata Dzulfahmi pada temu media di Jakarta kemarin.

Selain itu kata Dzulfahmi, lama antrian setiap wilayah juga berbeda-beda, mulai 16 – 23 tahun waktu menunggu untuk ONH Regular dan 6 – 9 tahun untuk ONH Plus.

“Perbedaan waktu ini mempengaruhi biaya yang perlu disiapkan untuk melaksanakan ibadah ke tanah suci,” terangnya.

Komentar

Loading...