Pasca Penyerangan Asrama Brimob, Jalan KS Tubun Petamburan Ditutup

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Dampak penyerangan asrama Brimob pada Rabu (22/5) dini hari, membuat ratusan pasukan huru-hara harus beristirahat di jalan raya, KS Tubun, Jakarta. Hal itu pun menjadi tontonan pengendara yang melintas. Bahkan mereka mengabadikan momen ini menggunakan ponsel pintarnya.

Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut. Diduga asrama Brimob dibakar sejumlah massa yang melakukan aksi pada Selasa (21/5) malam.

Pantauan di lokasi, ratusan pasukan huru-hara tampak bersiap-siap melakukan dorongan kepada masyarakat, yang melakukan aksi unjuk rasa.

 

Dampak dari penutupan Jalan KS Tubun, Petamburan, Jakarta pasca penyerangan terhadap Asrama Brimob, Rabu dini hari (22/5), lalu lintas dari arah Palmerah atau Slipi dialihkan ke Jalan S Parman atau Gatot Subroto. (Yogi Wahyu Priyono/ Jawa Pos)

Dari keterangan salah seorang anggota polisi AKP Agus T, penutupan lampu merah Slipi dilakukan sejak Rabu 22/5), pukul 06.00. Penutupan dilakukan karena kondisi di asrama Brimob belum kondusif.

“Sejak jam 6 pagi sudah ditutup. Sekarang persiapan untuk mendorong pengunjuk rasa,” katanya.

Akibat penutupan jalan yang mengarah ke Petamburan atau Tanah Abang itu, pengendara tampak kebingungan. Sementara tidak diketahui kapan jalan akan kembali dibuka.

Temui JK, PGRI Usul Seleksi PPPK Tahap II Pertimbangkan Masa Kerja Guru Honorer

Perwira Satlantas Jakarta Barat, AKP I Wayan Sudana mengaku pihaknya belum mengetahui kapan jalan akan dibuka. Pihaknya hanya menunggu perintah. “Belum tau kapan dibuka, kita nunggu perintah dari sana atau situasi sudah kondusif,” tutupnya. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah

Comment

Loading...