Pengunjuk Rasa Ada Meninggal, Amien Rais: Tito Bertanggung Jawab

Rabu, 22 Mei 2019 - 12:26 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais mengkritik kepolisian atas kerusuhan yang terjadi setelah demonstrasi di depan markas Bawaslu RI, Rabu (22/5) dini hari.

Amien menilai kerusuhan disebabkan kepolisian yang salah merespons massa. “Maaf kalau Anda masih punya sedikit hati nurani, jangan menembak. Negara bisa bubar kalau begini caranya, saya ingatkan. Jangan main-main,” kata Amien dalam video di akun Instagram @amienraisofficial.

Amien lalu membawa-bawa nama umat Islam. Menurutnya, umat Islam tidak akan melakukan aksi kekerasan di saat melakukan demonstrasi. “Umat Islam itu sejuk, tenang, cinta damai,” ucap dia.

Namun, masih melibatkan umat Islam, Amien meminta kepolisian jangan terus memancing umat Islam. Kepolisian seharusnya tidak berbuat represif dan berlaku kasar.

“Itu kalau Anda mulai, mereka akan jadi tawon, mereka jadi lebah yang luar biasa,” ucap dia.

Dari catatan Amien, tiga orang meninggal dunia akibat kerusuhan setelah unjuk rasa di Bawaslu.

Amien meminta Kapolri, Jenderal Tito Karnavian bertanggung jawab atas hal tersebut.

Rusuh Jakarta: 6 Orang Meninggal, 200 Luka-luka

“Sudah tiga meninggal dunia saudaraku, saya betul-betul tidak bisa tahan, ya. Saudara Tito, Tito, Tito, Tito, Anda bertanggung jawab,” pungkas dia. (jpnn)