Polisi Gandeng FPI Halau Massa, TNI Ikut Disiagakan


FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Pihak Polres Metro Jakarta Barat menggandeng Ulama Front Pembela Islam (FPI), untuk menghalau massa yang melakukan aksi kericuhan di Petamburan, Jakarta Barat. Karena massa yang membuat ricuh itu berasal dari luar ibu kota.Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan, massa yang terlibat bentrokan di sekitar area KS Tubun merupakan warga dari luar Jakarta. Hal itu diungkapkan Hengki setelah mengamankan beberapa pelaku untuk dimintai keterangan.“Hari ini terjadi kerusuhan antara sekelompok massa yang setelah kami dalami rupanya sebagian besar dari luar Jakarta bukan dari Petamburan. Dari pagi tadi kami bersama FPI dan tokoh-tokoh FPI dibantu para ulama untuk menghalau mereka,” kata Kombes Hengki, Rabu (22/5).Menurut Hengki massa yang terlibat bentrok di antaranya bukanlah warga Petamburan, sehingga para pelaku ini menyusup untuk melakukan provokasi, dan melakukan penyerangan terhadap petugas.“Ada dari Tasik, Banten, ada juga dari Flores yang kami amankan. Banyaklah dan saat ini masih kita dalami. Artinya sekali lagi kita dibantu ulama dan tokoh FPI, FPI DKI Jakarta. Yang jelas pelaku pelaku ini sudah mempersiapkan untuk melakukan kerusuhan, membawa busur, dan bahan bakar untuk membakar,” ujarnya.Kini massa terpecah menjadi tiga bagian baik dari flyover Slipi Jaya, Flyover Jati Baru, dan Fly over Tanah Abang yang berdekatan dengan pasar Blok G Tanah Abang. Massa terus anarkis melempari petugas dengan bom molotov, beberapa petugas TNI pun diterjunkan disekitar Jalan KS Tubun, Jakarta Barat.

Komentar

Loading...