Putuskan Mata Rantai Talasemia, Hindari Pernikahan Sesama Talasemia


FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pembiayaan kesehatan untuk tatalaksana talasemia menempati posisi ke 5 diantara penyakit tidak menular (PTM) setelah penyakit jantung, kanker, ginjal, dan stroke sebesar 225 milyar rupiah di tahun 2014. Meningkat menjadi Rp452 miliar di 2015, Rp496 miliar di 2016, naik lagi menjadi Rp532 miliar di 2017 dan sebesar Rp397 miliar sampai dengan bulan September 2018.

Dokter Spesialis Anak, RSCM dr. Teny Tjitra Sari, Sp.A. (K) mengatakan, penyakit talasemia  belum bisa disembuhkan dan harus transfusi darah seumur hidup. Tetapi dapat dicegah dengan mencegah pernikahan sesama pembawa sifat talasemia.

“Oleh karenanya, deteksi dini sangat penting untuk mengetahui status seseorang apakah dia pembawa sifat atau tidak, karena pembawa sifat talasemia sama sekali tidak bergejala dan dapat beraktivitas selayaknya orang sehat,” jelas dr. Teny di Jakarta baru-baru ini.

Idealnya, kata Teny dilakukan sebelum memiliki keturunan yaitu dengan mengetahui riwayat keluarga dengan talasemia dan memeriksakan darah untuk mengetahui adanya pembawa sifat talasemia sedini mungkin.

Sehingga pernikahan antar sesama pembawa sifat dapat dihindari. “Hal ini harus di kampanyekan kepada masyarakat melalui berbagai media komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE),” lanjut dr. Teny.

Diharapkan dengan peringatan Hari Talasemia Sedunia 2019, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan keperdulian keluarga dengan talasemia dalam upaya mencegah dan mengendalikan talasemia.

Dalam rangka memperingati Hari Talasemia Sedunia 2019, Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) menyelenggarakan seminar di Aula Siwabessy Gedung Prof.Sujudi Kementerian Kesehatan dengan melibatkan masyarakat dan penyandang talasemia.

Hari Talasemia Sedunia diperingati setiap 8 Mei. Merupakan hari peringatan untuk menghormati semua pasien dengan talasemia dan orang tua mereka yang tidak pernah kehilangan harapan untuk hidup terlepas dari beban penyakit mereka. Dan untuk semua ilmuwan yang telah berdedikasi dan berusaha untuk meningkatkan kualitas hidup orang dengan talasemia di seluruh dunia.

Tema peringatan Hari Talasemia Sedunia tahun 2019 secara nasional adalah ‘Putuskan Mata Rantai Talasemia’. Tema ini mengajak individu dan masyarakat untuk memutuskan rantai penyakit talasemia mayor dengan cara melakukan skrining agar individu dapat mengetahui apakah mereka pembawa sifat talasemia.

loading...

Komentar

Loading...