Situasi KS Tubun dan Petamburan Pasca Kericuhan Asrama Brimob


FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Pasca penyerangan Asrama Brimob pada Rabu (22/5) dini hari, anggota polisi bersenjata lengkap masih melakukan penjagaan ketat, di Petamburan, Jakarata Barat. Ratusan aparat kepolisian berkumpul di depan asrama Brimob. Satu persatu kendaraan roda dua yang melintas dilakukan pemeriksaan.Petugas melakukan pemeriksaan kepada warga serta pengendara sepeda motor yang melintasi di depan asrama Brimob. Petugas memeriksa isi handphone, tas, serta jok sepeda motor. Hingga saat ini sudah ada sekitar lima orang yang dicurigai dan diamankan ke asrama Brimob.“Dari mana kamu! Ngapain foto-foto,” teriak salah satu petugas sambil menyita handphone dan memeriksanya.Hal itu membuat suasana menjadi ramai. Sebab, orang yang diperiksa itu mengelak kalau tidak merekam. Kemudian ada dua orang menggunakan sepeda motor berboncengan turut diberhentikan. Awalnya kedua orang yang mengaku asal Padang ini mengelak ikut aksi unjuk rasa. Namun, petugas mencurigai ada pepsoden pada pipi kanan dan kirinya.

“Itu dipipimu pakai pepsoden, enggak gimana. Bawa-bawa,” kata petugas.

Sebelumnya, dua orang sudah diamankan menggunakan mobil Brimob. Kedua orang itu dikeluarkan dari dalam asrama Brimob hanya menggunakan celana pendek.Sementara Kondusif

Pasca penyerangan Asrama Brimob, kondisi di KS Tubun mulai kondusif. (Istimewa)
Situasi Jalan KS Tubun arah Tanah Abang sudah kondusif meski dini hari tadi sempat terjadi kericuhan antara sekelompok massa dengan aparat keamanan. Mereka yang mempersenjatai diri dengan batu dan bom molotov mengakibatkan setidaknya 10 mobil yang terparkir di depan markas Brimob hangus terbakar.

Komentar

Loading...