Warga Lanud Sultan Hasanuddin Peringati Nuzulul Quran

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR –- Seluruh umat Islam warga Lanud Sultan Hasanuddin, memperingati Nuzulul Quran 1440 H di masjid Nurussamawat Lanud Sultan Hasanuddin, dengan penceramah Ustadz Adi Faisal, Lc, Selasa (21/5/2019) malam.

Peringatan yang dilaksanakan secara sederhana dan khidmat tersebut dilaksanakan usai pelaksanaan salat Isya dilanjutkan salat Tarawih berjamaah. Dihadiri Komandan Wing 5, Para Kadis, Para Komandan satuan serta seluruh anggota Lanud Sultan Hasanuddin dan Wing II Paskhas.

Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI H. Haris Haryanto, S.IP, dalam sambutannya dibacakan dibacakan Komandan Wing 5 Kolonel Pnb Hermawan Widhianto, SE, mengatakan, peringatan Nuzulul Quran merupakan peristiwa penting turunnya Alquran kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril.

Peringatan Nuzulul Quran kali ini mengusung tema “Melalui Nuzulul Quran 1440 H/2019 M kita tingkatkan iman dan takwa Prajurit dan PNS TNI AU dalam rangka tugas pokok TNI”. “Sehingga tepat apabila dikaitkan dengan pembinaan sumber daya manusia di Lanud Sultan Hasanuddin agar tetap mempertahankan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT serta memiliki moral yang tinggi dalam pelaksanaan tugas maupun kehidupan bermasyarakat guna mensukseskan tugas pokok TNI,” jelas Danlanud Sultan Hasanuddin.

Sementara itu, Ustadz Adi Faisal dalam ceramahnya menyampaikan sejarah turunnya Alquran, dimana diturunkan secara berangsur-angsur baik di Mekkah maupun Madinah. “Alquran menjadi pedoman hidup dan petunjuk bagi umat manusia. Dengan rajin membaca Alquran akan merasakan ketenangan dalam jiwa dan batin apalagi dengan pemahaman terhadap arti bacaan Alquran yang sedang dibaca,” jelasnya.

Menurutnya, banyak keistimewaan Alquran yang diberikan Allah SWT sehingga Alquran bisa menjadi pedoman hidup untuk meraih kesuksesan baik di dunia maupun di akhirat kelak.

“Peringatan ini dilaksanakan untuk lebih mendekatkan kita kepada Allah SWT dengan memahami kandungan Alquran yang bisa menjadi teman setia kita di kala sedih, senang, susah, resah maupun galau,” ungkap Ustadz Adi Faisal. (lis)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...