Cerita Kapospol Sabang saat Pos Polisi Dibakar

0 Komentar

FAJAR.CO.ID,JAKARTA–Kerusuhan yang terjadi di depan Gedung Bawaslu atau sekitar Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (22/5) malam, membuat pos polisi sabang dibakar massa. Massa yang dipaksa mundur oleh aparat TNI-Polri akhirnya berbuat anarkis.

Bangunan kira-kira seluas 7 x 5 meter tersebut hangus. Tinggal tersisa puing-puing bangunan. Selain dibakar, pospol itu juga dicoret-coret. Ada tulisan berbunyi ‘Police Biadab’ di bangunan tersebut. Saat ini, situasi Pospol itu sudah mulai dibersihkan oleh petugas.

Kapospol Sabang Iptu Kardiana menceritakan krononologi pembakaran pos polisi itu. Menurut dia, pembakaran pos polisi terjadi sekitar pukul 24.00 sampai 01.00 WIB.

“Mereka mecahin kaca semua. Sepeda motor dibakar. Saya pantau lagi, posnya yang dibakar,” kata Iptu Kardiana, Kamis (23/5).

Menurutnya, saat terjadi kebakaran dia sempat dikejar massa yang ingin mengamuknya. Beruntung, dia berhasil menyelamatkan diri. Hingga kini, lanjut dia, terduga pelaku masih dalam penyelidikan. Atas kejadian ini sendiri ditafsir kerugian cukup banyak.

“Ada semua TV, kursi, semua, motor dua (rusak). Yang lain hilang. Ya pokoknya banyak lah. (Ratusan juta) iya sama bangunannya,” pungkasnya. (jpc)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...