Disnaker Segera Buka Dua Posko Pengaduan THR Keagamaan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAROS — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Maros akan menyiapkan dua posko pengaduan menyangkut pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan bagi pekerja atau buruh.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Maros, Muh Ferdiansyah mengatakan, seluruh perusahaan wajib membayarkan THR-nya seminggu sebelum Hari Raya Idulfitri.

“Sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan nomor 6 tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan diimbau agar perusahaan membayarkan THR seminggu sebelum hari raya bagi pekerja atau buruh perusahaan,” jelasnya.

Sehingga, pihaknya akan membuka posko pengaduan bagi pekerja atau buruh.

“Rencananya akan dibuka mulai Senin, 27 Mei mendatang atau dua minggu sebelum hari raya,” ungkapnya.

Dia mengatakan tujuan dibukanya posko pengaduan ini untuk mengakomodir tenaga kerja yang belum menerima THR dari perusahaannya.

“Jadi ini untuk mengakomodir tenaga kerja yang belum menerima THR dari perusahaannya,” katanya.

Posko ini kata dia akan dibuka di Grand Mall dan di Gudang 88. Mengingat didaerah sana banyak pekerja dan buruh perusahaan.

“Untuk memudahkan mereka, pos pengaduan yang akan kita buka ini lokasinya di Grand Mall dan areal pergudangan 88. Sehingga kita bisa langsung jemput bola, karena kalau di kantor bupati mereka biasanya terlalu jauh,” ungkapnya.

Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Akbar Endra mengimbau agar perusahaan mau membayarkan THR keagamaan bagi buruh atau pekerja perusahaan.

“Jika ada perusahaan atau pengusaha yang menolak memberikan THR kepada karyawannya, maka pengusaha itu kami akan labeli sebagai pengusaha “buta hati”. Apalagi THR itu kan hak karyawan. Jadi sebaiknya pengusaha jangan ada yg membandel dan menolak memberikan THR kepada buruh atau karyawannya,” tegasnya.

Dia juga menyarankan agar Disnaker turun memberikan penyuluhan agar THR itu disegerakan.

“Kami menyarankan agar Pemerintah Daerah segera himbau pengusaha yang ada di Maros menyegerakan THR,” katanya.

Menurutnya selain membuka posko, Disnaker juga harus turun ke perusahaan-perusahaan.

“Karena kalau hanya menunggu orang mengadu berarti tdk akan menyelesaikan masalah. Tetapi juga harus turun mengunjungi semua perusahaan dan mengingatkan untuk segera membayarkan THR,” tutupnya. (rin)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...