Dulu Dibully Tempat Jin Buang Anak, Kawasan Hertasning Makin Memikat untuk Hunian

Kamis, 23 Mei 2019 - 14:11 WIB
IST

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Pertumbuhan Kota Makassar yang begitu cepat dalam 10 tahun berakhir. Hal ini membuat wilayah pusat kota menjadi sangat padat. Wajar kalau harga lahan meningkat tajam mengakibatkan harga hunian pun melambung.

Seperti kota-kota lain, secara alamiah Kota Makassar juga berkembang ke arah pinggiran, kemudian daerah-daerah pinggiran tersebut menjadi pusat perumbuhan baru.

Di Makassar, salah satu wilayah yang sedang berkembang adalah Hertasning, khususnya Hertasning Baru yang merupakan jalur utama Mamminasata yang menghubungkan Kota Makassar, Kabupaten Maros, Gowa, dan Takalar yang kini menjadi jalur strategis mendukung pertumbuhan ekonomi regional.

Wilayah baru ini bisa dikategorikan sebagai sunrise property, yaitu lokasi yang berkembang dengan kenaikan nilai properti tinggi, dan prospektif sebagai investasi. Biasanya ditandai dengan perkembangan perumahan dan area komersial secara masif.

Menurut Engeline Suyanto, Project Manager CitraLand Celebes Makassar, kawasan Hertasning Baru ini sangat potensial sebagai lokasi bisnis perumahan karena letaknya yang sangat strategis dan ramai. Sepuluh – lima belas tahun lalu daerah ini terkesan sangat jauh dari kota, bahkan masih berupa rawa-rawa.

Dahulu, kata Engeline, kawasan Hertasning Baru dianggap tidak prospektif, bahkan “di-bully” sebagai “tempat jin buang anak”.

Sekarang orang yang berpendapat demikian harus gigit jari, karena  Hertasning Baru kini sudah menjadi kawasan emas yang dipenuhi perumahan-perumahan dari perumahan menengah bawah, sehingga perumahan mewah, dengan harga lahan yang terus naik.

“Tidak hanya perumahan, perusahaan-perusahaan ritel nasional dan cafe kelas menengah atas pun sudah masuk di kawasan baru ini. Sebut saja Giant Supermarket, Pancious, Black Canyon, Fire Flies, LaKopi, KFC, Pizza Hut,  menyusul Mc Donald dan Burger King, serta  lain sebagainya,” jelas Engeline, Kamis (23/5/2019).

Atas alasan tersebut, sebagai perumahan mewah yang menawarkan rumah di atas Rp1 miliar, kata Engeline,  CitraLand Celebes yang dikembangkan oleh Ciputra Group ini tetap menawarkan rumah-rumah eksklusif berkualitas. Dimana dalam dua tahun terakhir ini, produk-produk rumah harga di atas Rp1 miliar ini mulai menunjukkan peningkatan.

“Kami selalu menjaga standar sebagai hunian kelas middle up. Lingkungan sangat menjaga privasi, mewah, aman, nyaman, dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti: taman-taman tematik, jogging track, pusat perkantoran, ATM Center, Bank, Cafe, Resto dan Fitcentrum (kolam renang , mini water park, fitness center, dan gym), cafe, plaza, ruang pertemuan, dan wedding chapel. Ditambah lagi produk-produk yang kami rilis selalu limited edition,” paparnya.

Pasca pemilu, permintaan rumah high-end juga meningkat. Hal itu disikapi oleh pengembang CitraLand Celebes dengan merilis rumah type baru yaitu Type Calista. Lokasi produk terbaru ini berada di lokasi sangat premium, yakni terletak di Cluster Red Burgundy (cluster terdepan) dari CitraLand Celebes. Calista ditawarkan sangat terbatas hanya 8 unit, terdiri dari 2 pilihan Standar (80/140) dan Deluxe (90/140).

“Cluster Red Burgundy memiliki lingkungan yang asri, hijau dengan pepohonan rindang, dan tertata rapi. Type Calista akan serasi berada di lingkungan seperti ini, karena desain arsitekturnya mengadopsi gaya arsitektur modern kontemporer, memberikan kesan mewah dan kebanggaan tersendiri bagi pemiliknya,” ujar Engeline.

Berbeda dengan type-type sebelumnya, imbuh Engeline, hanya di type Calista yang menawarkan desain master bed room berada di lantai 1, dengan penataan konfigurasi ruang yang lapang sehingga lebih fleksibel dalam menata furniture. (*/rls)