Nyaman untuk Para Musafir


Karpet merah menghiasi seluruh bagian dalam masjid. Dinding dalam dipadukan hiasan corak emas. Tidak ada tiang penyangga di bagian tengah. Kesan luas sangat terasa.Mimbar dibuat menjulang dengan belasan anak tangga. Lapisan kayu jati dengan ukiran kaligrafi menghiasi. “Ini awalnya masjid jemaah di kampung sini, tetapi kebanyakan mereka pergi merantau. (Saat) pulang, mereka bantu bangun masjid,” beber pengurus Masjid Raodhatul Muflihin, Ihzan, pekan lalu.Awal pembangunannya dari donasi pengusaha di Kota Makassar. “Tidak hanya itu, Perhimpunan Pengusaha Sop Saudara Pangkep juga turut ambil bagian dalam pembangunan masjid ini,” sambungnya.Warna abu-abu kecokelatan mendominasi. Pemilihan warna ini dengan alasan agar warna tidak pudar oleh terik matahari dan hujan. “Mayoritas jemaah adalah musafir,” katanya. (*/rif-zuk)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...