Pascabentrok, Begini Kondisi Petamburan hingga Tanah Abang

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Pasca bentrok dua hari, situasi Jalan KS Tubun, Jalan Slipi Jakarta Barat, Jalan Petamburan, Jalan Jati Baru, Tanah Abang, Kamis (23/5) kini kembali normal. Para pengendara sudah dapat melalui jalan tersebut dan beraktivitas seperti biasa.

Sementara di asrama Brimob pengaman sudah mulai berkurang, lokasi hanya dijaga puluhan polisi dan di samping Kantor Dinas Pemakaman dan Pertamanan DKI Jakarta dijaga oleh beberapa anggota TNI.

Pantauan di lokasi, situasi Jalan KS Tubun serta Jalan Petamburan sudah terlihat kondusif. Beberapa tempat usaha serta perkantoran sudah mulai dibuka kembali pasca bentrok. Sementara di halaman asrama Polisi terlihat bangkai mobil yang terpasang police line belum diangkut. Kawat berduri sisa bentrok terlihat masih terpasang di pinggiran jalan.

Sisa bentrok tersebut menjadi tontonan pengendara yang melintas. Mereka rela berhenti demi melihat dan memotret bangkai mobil menggunakan Handphone miliknya.

Sunaryo, seorang ojek pangkalan di asrama Brimob mengaku bersyukur kerusuhan yang selama dua hari ini terjadi sudah berhenti. Ia kini sudah dapat kembali bekerja. Sebab, selama kerusuhan dua hari lalu, ia tidak berani keluar rumah dan terpaksa tidak bekerja.

“Alhamdulillah udah berhenti. Dua hari ngak narik (ngojek) ngak dapet duit. Saya ngak berani keluar rumah, lihat di TV aja udah ngeri,” katanya, Kamis (23/5).

Disisi lain, puluhan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dari Kelurahan Petamburan dan Kelurahan Slipi, terlihat sudah mulai membersihkan sisa bentrok tadi malam. Meski kerusuhan sudah berhenti, tapi sisa gas air mata masih berasa. Pengendara yang melintas pun harus menutup hidung.

Berbeda dengan Jalan KS Tubun yang terlihat sudah mulai bersih, di Jalan Slipi I terlihat sisa bakar-bakaran masih banyak. Satu unit mobil dinas pemadaman kebakaran diturunkan guna membersihkan jalan tersebut. Kondisi Jalan Slipi I memang terlihat cukup parah. Banyak sisa-sisa bekas bakar-bakaran.

Kemenkominfo: Hoaks dan Kekerasan Jadi Senjata Pelaku Teror

Yanto salah satu petugas PPSU mengatakan, pihaknya sudah sejak pagi membersihkan sisa bentrok. Sebanyak 50 petugas diterjunkan guna membersihkan jalan. “Sudah dari jam 6 pagi kita mulai bersihkan. Kita meminta bantuan mobil pemadam kebakar untuk membersihkan karena kondisinya cukup parah,” tuturnya.

Ia menyebut, proses pembersihan dilakukan dari fly over Slipi hingga Jalan Jati Baru. Untuk mempercepat proses pengerjaan, petugas dibagi menjadi beberapa tim. “Kita dibagi menjadi beberapa tim untuk mempercepat pengerjaan. Saya berharap ngga ada lagi bentrok susulan, kasian juga petugas yang pada puasa,” tutupnya. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar