Premanisme dan Ketidakwarasan Politik


Tuduhan kecuranganpun digunakan sebagai senjata pamungkas. Seolah-olah kecurangan itu hanya dilakukan oleh rivalnya dan penyelenggara pemilu, padahal di beberapa tempat sejumlah kader mereka, juga terlibat rangkaian kecurangan. Jadi sangat tidak fair jika hanya kubu 01 yang selalu dituding curang. Seolah-olah kubu 02 bersih dari kecurangan, padahal pada basis kantong kubu 02 juga terjadi kecurangan terstruktur, sistematik, dan massif oleh kaki-tangan 02 demi memenangkan jagoannya. Semua kecurangan 02 bagaimanapun itu, selalu mereka tutupi dengan membesar-besarkan bahkan sengaja mengada-adakan kecurangan rivalnya.Dalam sidang 21 Mei 2019 putusan No: 01/LP/PP/ADM/TSM/RI/00.00/V/2019, Bawaslu menolak laporan 02, karena alat bukti yang diajukan hanya terdiri dari print out berita burung dari online. Jadi tuduhan 02 tentang kecurangan terstruktur, sistematis, dan massif kepada rivalnya maupun penyelenggara pemilu, tidak terbukti karena yang terjadi adalah premanisme dan ketidakwarasan terstruktur, sistematis, dan massif oleh kubu 02 dalam berpolitik. (*)

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...