Ajukan Lima Tuntutan, Presidium Emak-Emak Indonesia Ogah Anak- Cucu Jadi Pembohong

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Sejumlah emak-emak yang tergabung dalam Presidium Emak-emak Indonenesia  (PEI) sampaikan manifesto Lima Tuntutan Rakyat (Litura). Manifesto dibacakan oleh Titiek Soeharto di Gedung Dewan Dakwah Kramat Raya, Jumat (24/5).

Hadir dalam manifesto itu Neno Warisman, Ibu Lin Agoes Soetomo, Ibu Titiek Soeharto, Ibu Agnes Marcelina (penulis), Ibu Sofi Amalia dan sejumlah emak-emak yang datang dari seluruh Indonesia anatar lain Makasar, Jawa Tengag, Jawa Timur, Jawa Barat, Batam, Papua dan Propinsi lainnya.

Para emak-emak ini mengaku datang ke Jakarta dengan biaya sendiri dan meninggalkan anak serta suami untuk berjuang demi kedaulatan rakyat. Mereka bahkan ada yang sudah berada di Jakarta sejak tanggall 20 dan ikut demo di Bawaslu.

''Alhamdulillah saya datang ke Jakarta dengan restu  suami dan anak. Kami ke sini untuk ikut berjuang merebut kedaulatan rakyat. Kami tak rela negara kami jatuh ke tangan asing. Kami tak rela suara kami dicurangi,''kata Ibu Zubaedah yang datang dari Sorong (Papua) dan sempat ikut demo di Bawaslu.

Sementara Neno Warisman dalam pidatonya memberi semangat kepada emak-emak untuk tetap bersemangat. Menurutnya, perjuangan ini masih panjang, namun Inshaa Allah perjuangan ini tidak akan sia-sia dan akan memperoleh kemenangan.

''Allah akan selalu bersama dengan orang yang membela kebenaran. Kita disini membela kebenaran, menegakan keadilan dan menolak adanya kecurangan. Inshaa Allah kita akan menang,'' katanya dengan bersemangat.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : RBA


Comment

Loading...