ASN Mesti Jadi Contoh Ketaatan Bayar Zakat

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAMUJU — Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemerintah Kabupaten Mamuju diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam pembayaran zakat.

Hal itu disampaikan Bupati Mamuju, Habsi Wahid, pada acara Pemerintah Kabupaten Mamuju berzakat melalui Baznas di ruang Pola Kantor Bupati Mamuju, Kamis (23 Mei 2019).

“Kita ingin memaksimalkan pembayaran zakat khususnya bagi Pegawai Negeri Lingkup Pemerintah Kabupaten Mamuju, baik itu Zakat Fitrahnya, Zakat Mall nya bisa dibayar melalui Badan Amil Zakat sehingga kita harapkan dapat mencontoh apa yang dilakukan ASN kita,” terang Habsi Wahid usai acara.

Pembayaran zakat dimulai bupati yang menyerahkan zakat kepada Ketua Baznas Mamuju, Arifin HP Dara. Setelah Bupati dilanjutkan Wakil Bupati Irwan Pababari yang menyerahkan zakat profesi, lalu Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju, Suaib dan beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta ASN dalam Lingkup Pemerintah Kabupaten Mamuju.

Untuk diketahui, sesuai hasil keputusan rapat tentang penetapan zakat fitrah tahun 1440 H/2019 M, besaran zakat fitrah yakni empat liter beras per jiwa. Bila dirupiahkan maka beras merah seharga Rp16.000 dikali 4 liter menjadi Rp64.000/jiwa.

Selanjutnya beras premium (Presiden Rice, Beras Teratai, Putri Duyung, Putri Bugis, Beras 42, Beras Nurmadinah, Maleo, Beras Ayam Jantan) seharga Rp14.000 dikali 4 liter menjadi Rp40.000/jiwa, Beras Medium (Mawar Melati, Sinar Madinah, Beras Ciliwung, Beras Ayam Jago, Nanas, Naruto, Bambu, Walet, Mawar Merah, Beras Bagong) seharga Rp9.000 dikali 4 liter menjadi Rp36.000 per jiwa. (hms)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment