BPN Rahasiakan Strategi Gugatannya di MK


FAJAR.CO.ID,JAKARTA— Pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sepakat untuk menempuh jalur konstitusi dengan membawa sengketa Pemilu ke MK. Lantas apa barang bukti yang bakal dibawa Badan Pemenangan Nasional (BPN).Tim Hukum BPN Prabowo-Sandi, Nicholay Aprilindo mengatakan, pihaknya tidak ingin mengumbar bukti-bukti yang bakal di bawa ke MK. Dia mengajak media untuk melihat saja pada saat sidang sengketa Pemilu 2019 digelar KPK.“Kalau ada bukti-bukti kita lihat di MK, kami tidak mau bilang berapa kontainer. Nanti lihat saja bersama di MK,” ujar Nicholay di Jalan Kertanegara, Jakarta, Jumat (24/5).Nicholay juga tidak ingin membeberkan strategi tim hukum BPN dalam membuktikan adanya dugaan kecurangan di Pemilu 2019 ini. Menurutnya ini adalah bagian dari strategi yang tidak akan diumbar ke publik.“Namanya strategi masa kita (BPN) umbar,” katanya.Lebih lanjut Nicholay mengatakan, pihaknya membawa gugatan ke MK ini karena Prabowo-Sandi tidak ingin suara yang diberikan rakyat Indonesia disia-siakan tanpa diperjuangkan lewat jalur konstitusi.“Jadi maju ke MK dalam rangka kawal hak suara rakyat yang sudah diberikan kepada capres 02, dan menegakkan kedaulatan rakyat,” pungkasnya.Sementara, ‎Juru Bicara MK, Fajar Laksono mengatakan, pihaknya telah menyediakan gugatan Pilpres 2019. Sehingga Jumat (24/5) sekira pukul 24.00 WIB adalah batas waktu bagi pihak bagi pihak yang ingin mengajukan gugatan Pilpres. Adanya pengaduan sengketa Pemilu 2019 ini juga perlu disertakan bukti-bukti.

Komentar

Loading...