Empat Bulan, Pasien DBD di RSUD Andi Djemma Tembus 53 Orang

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MASAMBA — Demam Berdarah Dengue (DBD) masih terus menjadi ancaman bagi masyarakat. Jumlah kasus yang tercatat di RSUD Andi Djemma Masamba masih tergolong tinggi.

Surveilans RSUD Andi Djemma Masamba, Defriani Rombe mengatakan, selama empat bulan jumlah pasien DBD yang dirawat di rumah sakit mencapai 53 orang.

”Itu di luar pasien pada Mei ini. Ada juga pasien pada bulan ini tetapi belum dibuat laporannya,” kata Defriani kepada FAJAR di ruang kerjanya.

Meski data Mei belum dirilis, memang ada pasien DBD yang masuk. Bukan hanya masyarakat biasa tetapi kalangan pejabat juga ada.

Sesuai data yang ada, penderita DBD pada Januari mencapai 16 orang pasien, lalu Februari hanya delapan orang pasien. Maret naik signifikan mencapai 22 orang. Lalu April menjadi empat orang. Bahkan pada Januari lalu ada pasien DBD yang meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Luwu Utara, dr Andi Nasrun mengatakan, selama ini Dinas Kesehatan aktif melalukan PSL. Melalui Bidang Promkes dan Puskesmas mereka aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

”Saya berharap lingkungannya dapat terlindungi dari kondisi merebaknya penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti tersebut,” kata Nasrun.

Selama ini, masyarakat hanya melakukan fogging. Padahal, fogging hanya membunuh nyamuk dewasa. Jentik harus dibunuh dengan kuras dan membersihkan tempat penampungan air. (shd)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...