TPPU Bandar Narkoba, BNN Sita Aset Rp6,1 Miliar

Jumat, 24 Mei 2019 - 13:17 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali mengungkap bisnis narkoba yang diduga turut disertai Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Kali ini seorang bandar diamankan beserta barang bukti 17 kilogram narkotika jenis shabu.

“Telah dilakukan penyelidikan tindak pidana narkotika atas nama Kamal alias Kamel, dengan barang bukti narkotika jenis shabu dengan berat bruto 17.000 gram,” ujar Direktur TPPU Deputi Pemberantasan Narkotika BNN, Brigjen Bahagia Dachi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (24/5).

Pelaku ditangkap pada Selasa (14/5) sekitar pukul 10.00 WIB. Lokasi penangkapan di Jalan Sungai Iyu, Desa Masjid, Dusun Pintu Air, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiyang.

Dari hasil pengembangan kasus, diperoleh keterangan bahwa Kamal menggunakan beberapa rekening untuk melakukan transaksi. Baik itu untuk mentransfer uang, maupun menerima uang dari pembeli.

“Hasil peredaran gelap narkotika tersebut diduga Kamal alias Kamel mendapatkan keuntungan yang sangat besar dan keuntungan tersebut disimpan di beberapa rekening milik tersangka ataupun orang lain,” jelas Dachi.

Dachi menuturkan, hasil kejahatan menjual narkotika Kamal juga dialihkan dalam bentuk aset benda bergerak dan tidak bergerak. Aset yang berhasil disita sekitar Rp6,1 miliar.

JK Diam-diam Bertemu Prabowo, Ini yang Dibahas

Aset tersebut terbagi dalam 1 unit rumah besar dengan estimasi harga, Rp1,5 miliar, 1 unit rumah sedang seharga Rp750 juta, Kebun sawit seluas 5 hektare (menurut pengakuan TSK) namun secara fisik ditemukan 30 hektare dengan perkiraan harga Rp3 miliar.

Adapula mobil Toyota Fortuner tahun 2017 seharga Rp450 juta, 1 unit motor Kawasaki Ninja 250r estimasi harga Rp55 juta, 1 unit motor honda sonic estimasi harga Rp30 juta, 2 unit honda scoopy estimasi harga Rp30 juta, 2 unit dump truck estimasi harga Rp300 juta. Sampai saat ini petugas masih melakukan penelusuran terhadap kemungkinan masih adanya aset lain. (jp)

Loading...