Menggugat ke MK, Tim Hukum BPN Bawa 51 Alat Bukti


FAJAR.CO.ID,JAKARTA–Tim Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyerahkan 51 daftar bukti saat mendaftarkan gugatan sengketa hasil pilpres ke Mahkamah Konstitusi (MK), pada Jumat (24/5) malam.Ketua Tim Hukum BPN Bambang Widjojanto mengatakan, alat bukti tersebut masih akan dilengkapi lagi. “(Daftarnya) baru 51 (alat bukti). Insya Allah pada waktu yang tepat kami akan lengkapi bukti yang diperlukan,” kata Bambang dalam konferensi pers di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.Pria yang akrab disapa BW ini tidak mau menjelaskan secara rinci mengenai apa saja bukti tersebut. Sebab, itu merupakan bagian dari materi persidangan. Dia berjanji akan menyampaikan rinciannya dalam sidang nanti.“Saya tidak bisa menjelaskan hari ini. Tetapi ada kombinasi antara dokumen dan saksi. Ada saksi fakta dan saksi ahli,” ucap mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini.BW menyebut, kubu 02 menyiapkan delapan orang kuasa hukum untuk memenangkan sengketa pilpres di MK. Oleh karena itu, BW berharap MK dapat menghadirkan putusan yang demokratis.“Kami mencoba mendorong MK bukan sekadar Mahkamah Kalkulator yang numerik, tapi memeriksa betapa kecurangan begitu dahsyat,” tutur BW.BW juga meminta publik untuk mengikuti proses sengketa pilpres yang diajukan oleh BPN Prabowo-Sandi. Hal ini dilakukan agar MK memprosesnya secara independen.“Mudah-mudahan mufakat MK menempatkan dirinya dimana kejujuran jadi watak kekuasaan, bukan bagian dari sikap rezim yang korup,” tegasnya.

Komentar

Loading...