Tagar #JokowiPelanggarHAM Jadi Trending Topic

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Korban rusuh 22 Mei makin bertambah. Tercatat sudah delapan orang meninggal dunia dan 200-an orang mengalami luka, pasca aksi demonstrasi di depan kantor Bawaslu-RI di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat pada, 21 Mei 2019.

Dari delapan korban meninggal itu, dua dipastikan terkena tembakan peluru tajam yang diduga berasal dari senjata aparat kepolisian. Tak hanya korban meninggal, korban luka akibat pukulan dan gas air mata dari aparat kepolisian pun makin bertambah.

Atas kejadian tersebut, tak sedikit praktisi hukum dan organisasi kemahasiswaan mendesak agar Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Menkopolhukam Wiranto dicopot dari habatan mereka, karena gagal menjaga kindusifitas keamanan hingga terjadi korban meninggal dunia.

Dalam kasus ini, Pemerintah diminta bertanggung-jawab atas kerusuhan yang terjadi dan meninggalnya delapan warga. Bahkan, seruan 'Jokowi Pelanggar HAM' menjadi trendung topic di twitter pada, Sabtu (25/5).

Tagar #JokowiPelanggarHAM menjadi trending topic twitter tertinggi dengan jumlah tweet sebanyak 81,7 ribu. Bahkan, tweet terkait Jokowi Pelanggar HAM ini juga dilakukan oleh para elit politik di bangsa ini.

Sementara itu, Direktur Lembaga Pemantau Penegakan Hukum (LPPH) Husen Bafaddal mendesak, Pemerintah harus bertanggung-jawab atas kerusuhan yang terjadi, serta bertanggung-jawab atas meninggaknya delapan warga.

"Negara harus bertanggung-jawab terhadap korban meninggal dunia, karena massa yang menyampaikan aspirasi terhadap proses demokrasi merupakan massa yang pro terhadap demokrasi yang bersih. Maka aksi tersebut murni adalah aksi kesadaran atas fakta kecurangan," kata Bafaddal lewat pesan tertulisnya, Sabtu (25/5).

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : RBA


Comment

Loading...