Di Tempat Ini, Dandim dan Kapolsek Keracunan Makanan

Minggu, 26 Mei 2019 - 21:14 WIB

FAJAR.CO.ID, KAPUAS — Jumlah korban keracunan massal di Kecamatan Pulau Petak, Kabupaten Kapuas, terus bertambah. Hingga Sabtu (25/5/2019), korban yang dirawat di RSUD dr Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas sudah mencapai 207 orang.

Korban yang mengalami keracunan makanan pada Kamis (23/5) bukan hanya rakyat biasa. Dandim 1011/Klk, Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono, dan Kapolsek Pulau Petak, Ipda Daspin juga ikut menjadi korban.

“Iya benar pak Dandim dan Kapolsek ikut dirawat di RSUD Kapuas,” ungkap Direktur RSUD dr Soemarno Sosroatmodjo Kapuas, Agus Waluyo.

Dandim dan Kapolsek memang hadir dalam kegiatan safari Ramadan di Masjid Nurul Istiqomah, Desa Narahan, Pulau Petak Kapuas, Kamis (23/5).

Dandim dan Kapolsek diduga menyantap nasi kotak lauk telur sambal, hingga akhirnya keduanya keracunan dan harus dirawat.

Kereta Api Gratiskan Angkut Motor untuk Mudik, Ini Syaratnya

Dandim 1011/Klk mulai dirawat Jumat (24/5) siang, sedangkan Kapolsek Pulau Petak sorenya. Karena kondisi keduanya mengalami kondisi yang sama dengan warga lainnya, yakni mual, muntah, pusing, dan buang air.

Kepala Dinas Kesehatan Kapuas, Apendi mengatakan, seluruh pasien keracunan difokuskan di RSUD dr. Soemarno Sosroatmodjo Kapuas.

“Total 207 pasien korban diduga keracunan semua dirawat di RSUD Kapuas,” kata Apendi yang berada di RSUD Kapuas hingga proses evakuasi selesai Sabtu (25/5) dini hari. (jpnn)