Dihantam Gelombang, KMP Swarna Cakra Kandas

Minggu, 26 Mei 2019 - 19:18 WIB

FAJAR.CO.ID, AMLAPURA — Kapal Motor Penumpang (KMP) Swarna Cakra dihantam gelombang di areal Pelabuhan Padangbai, Karangasem, Minggu (26/5) sekitar pukul 08.00. Saat itu, kapal yang datang dari Pelabuhan Lembar, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) hendak bersandar di Padangbai.

Namun, sebelum sampai di dermaga, kapal terbawa arus. Kapal terseret sekitar 400 meter ke perairan dangkal timur pelabuhan.

Kepala Kesyahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Padangbai, Ni Luh Putu Eka Suyasmin mengungkapkan, kecelakaan tersebut disebabkan gelombang tinggi, ditambah kecepatan angin mencapai 20 knot.

Disebutkannya, kapal tersebut mengangkut 194 penumpang. Di antaranya, 30 penumpang anak-anak, 1 orang bayi, sisanya orang dewasa. Semua penumpang maupun ABK dalam kondisi selamat. Kapal tersebut juga mengangkut kendaraan truk besar, truk kecil, dan sedang mencapai 18 unit, mobil pribadi 15 unit, dan 19 unit sepeda motor.

Salah seorang penumpang, Slamet menuturkan, kapal berangkat dari Pelabuhan Lembar sekitar pukul 02.00. Kapal tiba di Padangbai sekitar pukul 07.30. Saat kejadian, kapal hendak nyandar. Tanpa diketahui, kapal berputar dan terseret arus ke timur. Kejadian tersebut membuat penumpang panik. Mereka berteriak minta tolong. Sesaat kemudian, penumpang diberikan life jacket.

Jokowi Buka-Bukaan Sebut Ketum HIPMI Cocok Jadi Menteri

Evakuasi penumpang dilakukan oleh Basarnas. Kepala Kantor Basarnas Bali, Hari Adi Purnomo mengatakan, butuh waktu sekitar 5 jam untuk mengevakuasi ratusan penumpang tersebut. Basarnas mengerahkan dua Rigid Inflatable Boat (RIB), dibantu sejumlah boat di Padangbai, dan perahu nelayan. Para penumpang dibawa ke Pelabuhan Padangbai. Setelah penumpang berhasil dievakuasi, kapal ditarik ke Pelabuhan Padangbai. (jp)