Link Berita Diajukan Bukti Kecurangan Prabowo-Sandi, Ini Kata Mahfud MD


“Jadi sebenernya bukan link berita. Itu kan menjadi bukti rujukan yang membenarkan adanya relevansi serta keterkaitan. Yang penting bukti formal kita bawa, dikaitkan, diperkuatkan, disandingkan ataupun dirujuk kepada link yang lain,” kata Sahroni pada JawaPos.com, Minggu (26/5).Dia memastikan apa yang telah dilaporkan pihak BPN ke MK merupakan bukti yang telah terverifikasi, dan dapat menjadi pertimbangan majelis hakim.

BPN Tak Bisa Halangi Pendukung Prabowo-Sandi ke MK

“Enggak mungkin lah kita kasih bukti yang tidak bersumber, tak berpatokan dan terkonfirmasi,” pungkasnya.Terpisah, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD mengatakan, lampiran link berita yang disampaikan oleh BPN Prabowo-Sandi ke MK sejatinya dapat digunakan untuk pengembangan masalah. Dari berita yang diberikan oleh BPN, kata dia, nantinya dapat dipanggil pihak-pihak yang telah disebutkan dalam berita untuk memberikan keterangan di persidangan MK.“Misalnya, ada berita Ketua KPU tanggal sekian pergi umrah bersama Pak Jokowi atau petugas KPPS memindahkan suara. Ada gambarnya diberitanya itu, padahal itu tidak benar. Panggil aja itu nanti. Kalau itu dianggap bagian dari kecurangan,” kata Mahfud, Minggu (26/5).

Breaking News: Serangan Jantung Saat Dinas, Bupati Ende Meninggal

Jadi, kata Mahfud, soal link berita itu nantinya akan diperiksa langsung ke pihak-pihak yang telah disebutkan dalam pemberitaan atas dugaan kecurangan. Apakah pihak tersebut melakukan kecurangan ataupun sebaliknya.

Komentar

Loading...