Wisuda Karantina Tahfizh Nasional Darul Istiqamah Dihadiri Imam Masjid Besar New York

Minggu, 26 Mei 2019 - 20:57 WIB

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR — Karantina Tahfizh Nasional Darul Istiqamah mengadakan wisuda hafizh 30 Juz di ruang pola Kantor Gubernur Sulsel, Sabtu (25/5). Wisuda dihadiri oleh Imam Shamsi Ali (Presiden Nusantara Foundiontion) yang juga Imam besar Masjid New York di Amerika Serikat.

Selain itu dihadiri oleh Dr. Majdah. M. Zain (Rektor Univ Islam Makassar), Yusran Paris, (Anggota DPRD Sulsel) dan Muzayyin Arif (Ketua Dewan Pembina KTN Darul Istiqamah).

Shamsi ali menyampaikan dalam pencerahan qur’ani mengatakan di bulan Ramadan di dalamnya diturunkan Mu’jizatul mu’jizaat (miracle of all miracles atau mujizat dari segala mujizat.

“Mari kita tingkatkan kedekatan kita kepada Al-Quran. Jangan sampai kita termasuk mereka yang dianggap ittakhadzal Qur’aana mahjuura (meninggalkan Al-Quran),” kata Shamsi Ali.

Dia meminta agar Ramadan dijadikan sebagai momentum untuk menjadikan Al-Quran sebagai petunjuk hidup.

“Yang dengan itu seseorang akan hidup di jalan Allah, sebelum masanya akan mati di jalan Allah pula,” sebutnya.

Lanjutnya, dengan kedekatan dengannya Al-Qur’an di akhirat akan menjadi syaahidun lana (pembela) bukan alaina (lawan).

Dalam sambutan Muzayyin Arif, menyampaikan keyakinannya akan segala kemukjizatan Al Qur’an. Sehingga optimis mewujudkan di tahun 2030 satu keluarga satu Hafizh/Hafizhah.

“Kami optimis di tahun 2030 satu keluarga satu hafizh/hafizah,” ujarnya.

Momen haru terjadi ketika semua wisudawan Hafizh 30 juz memberikan bunga indah langsung kepada kedua orang tua mereka. Orang tua mereka pun terlihat sangat haru, sang anak berhasil mempersembahkan berhasil menghafal Quran.

Wisuda Angkatan IV ini juga dihadiri oleh sosok Masyita juara Hafizh Indonesia.(*)