Wisuda Karantina Tahfizh Nasional Darul Istiqamah, Dihadiri Imam Shamsi Ali

1 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Karantina Tahfizh Nasional Darul Istiqamah mengadakan Wisuda Hafizh 30 Juz, di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Sabtu (25/5). Wisuda dihadiri Imam Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation yang juga Imam Besar Masjid New York di Amerika Serikat.

Imam Shamsi Ali mengatakan, di bulan Ramadan diturunkan Mukjizatul mukjizaat (miracle of all miracles) atau mukjizat dari segala mukjizat.

“Mari kita tingkatkan kedekatan kita kepada Alquran. Jangan sampai kita termasuk mereka yang dianggap ittakhadzal Qur’aana mahjuura (meninggalkan Alquran),” kata Shamsi Ali.

Dia meminta agar Ramadan dijadikan sebagai momentum untuk menjadikan Alquran sebagai petunjuk hidup. Yang dengan itu seseorang akan hidup di jalan Allah, sebelum masanya akan mati di jalan Allah pula.

“Kedekatan dengan Alquran, di akhirat akan menjadi syaahidun lana (pembela) bukan alaina (lawan),” terangnya.

Sementara, Muzayyin Arif selaku Ketua Dewan Pembina KTN Darul Istiqamah, mengatakan keyakinannya akan segala kemukjizatan Alquran. Sehingga, ia optimistis mewujudkan di tahun 2030 satu keluarga satu Hafizh/Hafizhah.

“Kami optimistis di tahun 2030 satu keluarga satu hafizh/hafizah,” ujarnya.

Bangun Komunikasi dengan Deng Ical dan Husain Abdullah, SaDap Siap Bertarung di Pilwalkot Makassar 2020

Momen haru terjadi ketika semua wisudawan Hafizh 30 juz memberikan bunga indah langsung kepada kedua orang tua mereka. Orang tua mereka pun terlihat sangat haru, sang anak berhasil menghafal Quran.

Wisuda Angkatan IV ini juga dihadiri oleh sosok Masyita, Juara Hafizh Indonesia. Hadir pula Dr Majdah M Zain Rektor Univ Islam Makassar, dan Anggota DPRD Sulsel Yusran Paris. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...