Hindari Gratifikasi, ASN Dilarang Terima Parsel

FAJAR.CO.ID,MAROS--Menghindari gratifikasi, Aparatur Sipil Negara (ASN) diimbau untuk tidak menerima uang, bingkisan lebaran atau parsel.

Bahkan ASN juga diminta untuk tidak melakukan permintaan dana sumbangan dan atau hadiah sebagai THR.

Larangan ini tidak hanya bagi pejabat saja tapi seluruh ASN dan tertuang dalam surat edaran nomor 003.2/17/ITDA tentang pencegahan gratifikasi terkait hari raya keagamaan.

Surat edaran ini merupakan tindak lanjut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nomor B/3956/GTF.00.02/01-13/05/2019 tanggal 8 Mei 2019 Hal Imbauan Pencegahan Gratifikasi terkait Hari Raya Keagamaan dan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 003.2/3975/SJ tanggal 16 Mei 2019 tentang pencegahan gratifikasi Hari Raya Keagamaan.

Kepala Inspektorat Kabupaten Maros, Baharuddin mengatakan pasca adanya edaran ini, ASN diimbau untuk tidak menerima gratifikasi baik berupa uang, bingkisan lebaran atau parsel, fasilitas dan bentuk pemberian lainnya dari rekanan, pengusaha dan masyarakat yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya.

Menurutnya penerimaan gratifikasi ini dapat menimbulkan konflik kepentingan, bertentangan dengan peraturan dan resiko sanksi pidana.

"Jika ASN kedapatan menerima gratifikasi berupa bingkisan makanan yang mudah rusak atau kadaluarsa dapat disalurkan sebagai bantuan sosial ke panti asuhan, panti jompo atau pihak yang membutuhkan dan melaporkan ke Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) Inspektorat Daerah," jelasnya.

Sehingga nantinya dalam pelaporannya disertai dengan penjelasan data pemberi dan taksiran harga dan dokumentasi penerimaannya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad


Comment

Loading...