Laga Perpisahan, Ranieri: Bukan Air Mata di Mata Saya, Itu Hujan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, ROMA—Claudio Ranieri kembali harus berpisah dengan AS Roma setelah ditunjuk dua bulan lalu. Laga terakhir kontra Parma Senin, 27 Mei pun sangat emosional baginya. Ia mengaku air matanya seperti air hujan.

Roma menutup musim dengan kemenangan 2-1 atas Parma di Olimpico Stadium. Meski begitu, mereka gagal lolos ke Liga Champions. Dengan poin 66, Serigala Ibu Kota terpaut tiga angka dari Atalanta dan Inter Milan yang meraih dua tiket terakhir dari Serie A.

Selain pertandingan terakhir bagi Ranieri, itu juga laga perpisahan kapten klub, Daniele De Rossi. “Saya mengalami beberapa emosi yang indah malam ini, tetapi itu bukan air mata di mata saya, itu adalah hujan!” katanya kepada Sky Sport Italia.

“Sambil bercanda, itu sangat emosional bagi saya, terutama mendengar para penggemar dan saya dan De Rossi pergi, yang membuat kami semakin sulit untuk mengucapkan selamat tinggal,” lanjut eks pelatih Leicester City tersebut.

Ranieri mengaku belum tahu masa depannya. “Saya tidak tahu bagaimana masa depan saya nantinya. Saya merasa seperti seorang pelatih Eropa, saya akan pergi ke mana ada proyek yang menarik. Saya akan pergi ke suatu tempat di mana mereka membutuhkan pengalaman saya,” jelasnya.

Di akhir wawancara, ia mendoakan Roma mendapatkan pelatih bagus. “Saya berharap yang terbaik untuk pelatih Roma berikutnya. Saya berharap dia melakukannya dengan baik seperti saya sebagai penggemar, dan itu yang penting saat ini, bahwa dia melakukan pekerjaan yang baik,” kuncinya. (Football Italia/amr)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...