Pemkab Tak Toleransi ASN Terlibat Narkoba

Senin, 27 Mei 2019 - 12:52 WIB

FAJAR.CO.ID, MAMUJU–Pemkab Mamuju menegaskan komitmennya terhadap pemberantasan penyalahgunaan narkoba, utamanya pada jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN). Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju, Suaib mengungkapkan, tidak akan memberikan toleransi terhadap keterlibatan pegawai, baik itu berstatus ASN maupun PTT.

“Jika terbukti menjadi pengguna, mereka dipastikan selain menerima sanksi pidana, juga akan menerima sanksi administrasi dari pembina kepegawaian,” kata Suaib usai mengkuti sosialisasi bahaya narkoba bagi ASN yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Mamuju bekerja sama Polres Metro Mamuju di aula kantor Bupati (Senin, 27 Mei 2019).

Bahkan yang terburuk, jika ada yang menjadi pengedar narkoba dan dipidana lebih dari dua tahun, dipastikan akan dipecat. Diterangkan dari 4.500 pegawai negeri dan 8.000 PTT, tahun 2018 melibatkan 8 di antaranya jadi tersangka kasus narkoba, dan tahun 2019 terdapat lagi satu orang terjerat kasus yang sama. Meski menurun namun data ini cukup memprihatinkan dan perlu pengawasan ekstra.

Libur Lebaran 2019, BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta JKN-KIS Tetap Prima

Pemkab sendiri bersama Polres Metro Mamuju berkomitmen mengintensifkan penindakan penyalahgunaan narkoba, melalui tes urine bagi ASN yang dilakukan secara spontan. “Kita serahkan sepenuhnya pada kepolisian dan jika terbukti maka saya pastikan tidak akan ada intervensi maupun toleransi bagi pelanggaran penyalahgunaan narkoba,” tutupnya. (hms)