Pemprov Sulsel Ucapkan Selamat Waisak Bagi Seluruh Umat Budha

Senin, 27 Mei 2019 - 07:23 WIB

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah menyampaikan selamat hari raya Trisuci Waisak bagi seluruh umat Budha. Ucapan ini disampaikan melalui Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Abdul Hayat Gani, di Phinisi Ballroom Claro Hotel, Minggu (26/5).

“Semoga melalui momentum ini, kita semua dapat lebih meningkatkan kesucian hati demi terciptanya kerukunan dan kedamaian bersama,” pesan Gubernur Sulsel yang dibacakan Abdul Hayat Gani.

Di hadapan ratusan Umat Budha dan undangan yang hadir, Abdul Hayat juga menyampaikan permohonan maaf Gubernur Nurdin Abdullah yang berhalangan hadir pada peringatan Waisak yang memasuki tahun 2563 BE, yang jatuh di hari Minggu 19 Mei 2019.

Lebih lanjut, Abdul Hayat menyerukan kepada seluruh masyarakat, tidak hanya umat Budha, untuk senantiasa memelihara, memperkokoh, dan mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa.

“Mudah-mudahan kegiatan ini akan memberikan makna dalam mewujudkan masyarakat Indonesia yang berperadaban luhur berdasarkan nilai-nilai Tuhan Yang Maha Esa,” tutur Abdul Hayat.

Pada perayaan yang bertema Vesak Lights Up ini, Abdul Hayat juga menyampaikan kepada seluruh Umat Budha untuk lebih meningkatkan kesucian hati dan pikiran demi terciptanya kerukunan dan kedamaian bersama.

Ia melanjutkan, meski tidak mudah menyatukan seluruh pemikiran masyarakat yang berasal dari beragam kepribadian, suku, budaya, alur pemikiran dan pemahaman, namun hal ini bukan tidak mungkin dicapai.

“Namun, sesulit apapun jalan itu, segala kemungkinan tetap ada dan perlu terus diupayakan solusinya,” demikian disampaikan Abdul Hayat Gani.

Perayaan Trisuci Waisak adalah momentum yang diperingati oleh umat Budha di seluruh dunia. Momentum ini menandai tiga peristiwa penting dan sakral dalam agama Budha. Yakni kelahiran Sidharta Gautama, diperolehnya kesadaran agung yang dicapai oleh Sang Budha, serta wafatnya Budha Gautama. Kehidupan sang Budha inilah yang menjadi teladan seluruh umat Budha di Nusantara. (rls)