Pilih Senam yang Berbasis Gerakan Salat


Sebaiknya jadikan olahraga sebagai aktivitas rutin untuk mendapatkan hasil maksimal. Rutin melakukannya minimal tiga kali seminggu dengan olahraga-olahraga ringan.Lakukan Sore HariBagi yang tetap ingin berolahraga di waktu puasa tidak menjadi masalah. Namun, pilih waktu olahraga di Sore hari.Guru Besar Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar, Prof Dr dr M Nadjib Bustan MPH mengatakan, para atlet melakukan olahraga kapan saja dan di mana saja sesuai kondisi. Khusus yang berpuasa, waktu pelatihan dilakukan di awal pagi atau sore menjelang buka puasa.Untuk masyarakat umum juga sebaiknya memilih sore hari menjelang berbuka. Ketika dilakukan sore hari menjelang berbuka, energi yang cukup terkuras karena olahraga bisa cepat tergantikan.Hal ini untuk menghindari puasa menjadi makruh karena merasa kelelahan sehingga tubuh menjadi lemas usai berolahraga. “Alangkah tidak bagus ketika olahraga siang hari, karena otomatis langsung dehidrasi sementara waktu buka masih lama sekali,” terangnya.Kegiatan olahraga juga bisa dilakukan di pagi hari usai salat subuh karena saat itu baru saja tubuh menyuplai makanan sehingga energimasih cukup banyak. Namun, pastikan olahraga yang dilakukan tidak terlalu berat. Pilih olahraga ringan seperti joging, bersepeda, senam, renang, ataupun yoga sehingga energi tidak terlalu banyak terkuras. Lakukan olahraga selama 15 untuk mendapatkan hasil efektif.Pastikan juga cairan tidak kurang sehingga tidak menyebabkan dehidrasi. Konsumsi makanan bergizi saat sahur dengan kecukupan protein, vitamin, mineral, dan karbohidrat.

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...