Alergi Makanan pada Anak saat Buka Puasa, Begini Penanganannya

Selasa, 28 Mei 2019 08:41

“Kalau gejala alerginya sudah sangat berat dan menganggu, bisa dikasih obat-obatan alergi tapi dosisnya harus dikonsultasikan dulu dengan dokter karena harus disesuaikan dengan berat badan anak,” ujar dr. Dyan Mega.Ditambahkan oleh dr. Ega jika anak mengalami alergi berat hingga mengalami sesak napas dan bengkak di badan, serta mengeluh pusing dan mengalami penurunan kesadaran, anak harus segera dibawa ke UGD (Unit Gawat Darurat).Jika kondisi ini terlambat ditangani saluran pernapasan bisa tertutup. Keadaan seperti ini bisa mengancam nyawa anak.Kenali gejala alergi yang bisa dialami anakJika anak memiliki alergi makanan, orang tua harus memperhatikan tanda atau gejala alergi lainnya yang mungkin bisa dialami anak. Ini dimaksudkan supaya anak bisa tertangani dengan cepat jika mengalami serangan alergi.Beberapa gejala alergi yang bisa terjadi adalah:Sensasi kesemutan pada mulut, pembengkakan lidah dan tenggorokan, gatal-gatal pada kulit, muncul ruam pada kulit, muntah, kram perut,diare, penurunan tekanan darah.Selain itu, Anda juga perlu mengetahui jenis makanan apa saja yang bisa memicu alergi anak. Berikut beberapa makanan yang biasanya renyan menyebabkan alergi:1. TelurAlergi terhadap makanan ini adalah yang paling sering dialami oleh anak-anak. Bahkan, setengah dari anak-anak mengalami alergi telur hingga usia 3 tahun. Protein yang terkandung di dalam telur seperti ovomucoid, ocoalbumin, dan conalbumin dapat menyebabkan timbulnya reaksi alergi.

Komentar