Alergi Makanan pada Anak saat Buka Puasa, Begini Penanganannya

Selasa, 28 Mei 2019 08:41

Proses pemasakan sebenarnya dapat menghancurkan alergen (zat penyebab alergi). Jadi, bagi beberapa orang, alergi terhadap telur hanya muncul jika dikonsumsi mentah atau setengah matang.2. SusuAlergi susu sapi adalah reaksi alergi yang melibatkan antibodi IgE terhadap satu atau lebih fraksi protein yang terdapat dalam susu. Gejala alergi susu sapi bisa berupa ruam di kulit, diare, muntah, hingga gejala yang bisa mengancam jiwa seperti asma berat, pembengkakan laring, dan reaksi anafilaksis yang sangat berbahaya.Sama halnya dengan telur, susu juga rentan mengakibatkan anak mengalami alergi. Faktanya, seiring dengan bertambahnya usia anak, alergi susu sapi sebenarnya dapat hilang dengan sendirinya.”Namun, sekitar 1/5 jumlah anak-anak yang mengalami alergi susu sapi sewaktu kecil akan terus berlanjut hingga dewasa,” ujar dr. Nadia.3. Makanan laut bercangkangJenis makanan laut yang bercangkang seperti udang, lobster, kepiting, kerang, tiram, dan scallop sering kali menimbulkan reaksi alergi. Bahkan, pada beberapa orang yang sensitif, mencium aroma masakan kerang saja bisa menimbulkan reaksi alergi.Reaksi alergi yang ditimbulkan pun beragam, mulai dari biduran, ruam pada kulit, angioedema (pembengkakan pada area sekitar mata dan bibir), hingga reaksi anafilaksis.Jadi, memilih makanan untuk buka puasa juga perlu dilakukan dengan matang, terutama makanan bagi anak-anak. Pasalnya, jika anak Anda mengalami alergi makanan, kondisi kesehatannya juga akan terancam. Oleh karenanya, sebagai orang tua, Anda perlu memperhatikan kondisi tersebut. (klikdokter/eds)

Komentar


VIDEO TERKINI