Fenomena Buka Bersama dan kenaikan berat badan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID–Ada beberapa perubahan dalam tubuh yang terjadi selama bulan puasa karena tubuh tidak mendapat asupan makanan dan minuman selama kurang lebih 13 jam. Hal ini akan membuat kecepatan metabolisme tubuh cenderung menurun.

Dikutip dari klikdokter.com, penurunan metabolisme tubuh ini akan menyebabkan berkurangnya kalori yang dibakar dan tubuh akan lebih banyak menumpuk segala sesuatu yang Anda konsumsi. Proses ini akan membuat Anda lebih mudah mengalami kenaikan berat badan.

Saat buka puasa bersama, mereka yang berpuasa biasanya cenderung kalap untuk makan banyak, sementara makanan yang disajikan adalah makanan atau minuman manis yang tinggi kalori dan karbohidrat, serta makanan tinggi lemak. Sebut saja kolak, bubur kacang hijau, gorengan, gulai, dan sebagainya.

Hal tersebut tentu akan membuat kemungkinan berat badan bertambah menjadi semakin besar. Belum lagi saat bulan puasa orang akan relatif lebih jarang mengonsumsi buah dan sayur, akibatnya asupan serat dalam tubuh akan rendah.

Saat bulan puasa, pola tidur pun akan terpengaruh karena Anda harus bangun untuk sahur saat dini hari. Akibat berkurangnya jam tidur ini akan meningkatkan hormon ghrelin yang berfungsi untuk memicu nafsu makan. Oleh sebab itu, saat berbuka atau bahkan di malam hari antara waktu berbuka dan sahur, Anda akan kalap dan makan lebih banyak. (klikdokter)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...