Garuk Wajah, Sopir Didenda Rp143 Ribu karena Disangka Menelepon

Selasa, 28 Mei 2019 - 10:17 WIB
Foto: Via news.com.au

FAJAR.CO.ID, TIONGKOK—Seorang pengendara mobil di Cina geram setelah didenda oleh polisi karena menggaruk wajah di dekat telinganya saat mengemudi. Itu tidak ilegal di Cina. Tetapi petugas yang memeriksa kamera menyimpulkan bahwa ia memegang telepon hingga ke telinganya.

Setelah melihat gambarnya, Anda mungkin dapat memahami alasannya, tetapi jelas tidak ada telepon. Pengemudi itu, bernama Liu, didenda 50 yuan (sekitar Rp143 ribu) dan kehilangan poin pada SIM-nya, menurut BBC.

Namun terlepas dari kesalahan kamera, pria itu berjuang untuk memprotes ketidakbersalahannya dan membatalkan denda ketika ia menelepon polisi setempat, lapor news.com.au. Liu membagikan foto yang diambil oleh kamera lalu lintas dan denda di media sosial Tiongkok.

“Saya sering melihat orang terekspos online karena mengemudi dan menyentuh kaki orang lain, tetapi pagi ini, karena menyentuh wajah saya, saya juga melanggar peraturan,” katanya.

Menurut The Global Times di Cina, denda itu akhirnya dibatalkan. Pihak berwenang mengatakan sistem kamera mengambil foto ketika mendeteksi gerakan pengemudi dan jelas-jelas salah menyimpulkan tindakan Liu.

Di Tiongkok, warga diawasi dengan ketat. Ada lebih dari 170 juta kamera pengintai dan negara ini memiliki rencana untuk memasang hingga 400 juta pada tahun 2020. Kamera CCTV sering memiliki teknologi kontroversial seperti pengenalan wajah dan digunakan untuk mendukung sistem kredit sosial Orwellian negara itu. (NZ Herald/amr)