Hasto Duga Modal Pemesan Pembunuh 4 Tokoh Nasional Dihimpun Saat Orde Baru

Selasa, 28 Mei 2019 - 08:40 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto meyakini pemesan pembunuh bayaran yang ingin membunuh empat tokoh nasional punya modal besar. Dia menduga modal itu dihimpun pemiliknya saat Orde Baru.

“Pihak kepolisian perlu berkonsentrasi siapa yang berada di belakang itu. Yang tentu saja memiliki modal yang cukup besar. Mereka yang punya kekuatan uang kalau kami lihat tidak terlepas dari mereka-mereka yang mendapatkan fasilitas dari rezim yang berkuasa selama 32 tahun,” kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Senin (27/5).

Hasto mengajak semua pihak menghentikan segala jenis tindak kekerasan di alam demokrasi ini. Menurut Hasto, mereka yang menjadi sponsor dari gerakan kaos, dan ingin membenturkan rakyat dengan aparat keamanan.

“Harus ditindak tegas, dan untuk itu kami percayakan sepenuhnya ke aparat kepolisian,” kata dia.

Berkas Gugatan BPN Prabowo-Sandi Dilengkapi Screenshot Berita Online

Dia menilai aksi kekerasan itu bukan bagian dari politik. Sebab, politik menurut Hasto, membangun peradaban dan mencintai kehidupan. Karena itu, pihak-pihak yang berlawanan dengan hal tersebut harus berhadapan dengan negara.

“Apalagi terorisme tidak bisa hidup di negara yang cinta damai ini. Jadi kami mendukung dan masyarakat pun memiliki kesadaran itu. Buktinya banyak apresiasi diberikan kepada TNI dan Polri. Karena mereka tahu, TNI dan Polri menjadi alat negara yang menjaga persatuan dan kesatuan bangsa itu,” tandas dia. (jpnn)