Maros Raih WTP Enam Kali Berturut-turut

Selasa, 28 Mei 2019 - 20:17 WIB
IST

FAJAR.CO.ID, MAROS — Pemerintah Kabupaten Maros kembali menorehkan prestasi di bidang keuangan. Setelah berhasil meraih prestasi opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulsel atas laporan keuangan Pemkab Maros tahun 2018, Selasa, 28 Mei di Kantor BPK Perwakilan Sulsel.

Opini atas laporan keuangan ini dibacakan langsung oleh Kepala perwakilan BPK Provinsi Sulsel, Wahyu Triono.

Penyerahan WTP ini diserahkan bersama delapan Kabupaten lainnya yakni Luwu Utara, Luwu Timur Toraja Utara, Tanah Toraja, Enrekang, Barru, Maros, Jeneponto dan Selayar.

Ini merupakan opini enam kali berturut-turut yang diraih Kabupaten Maros terhitung sejak tahun 2014 lalu dan bisa dipertahankan hingga tahun ini.

Kepala perwakilan BPK Provinsi Sulsel, Wahyu Triono Wahyu mengatakan opini laporan keuangan pemerintah daerah ini akan dilampirkan pada laporan pertanggung jawaban pemerintah ke DPRD.

Pemeriksaan laporan keuangan ini kata dia bertujuan agar tidak ada penyimpangan dalam pengelolaan keuangan.

“Opini yang diberikan pemeriksa bukan merupakan jaminan bahwa didalamnya tidak ada fraud atau penyimpangan. Tapi jika pemeriksa menemukan penyimpangan dalam laporan keuangan, bisa mempengaruhi opini,” ungkapnya.

Dia juga menjelaskan beberapa permasalahan umum yang sering terjadi di daerah.

Diantaranya kekurangan volume dalam pengerjaan konstruksi baik jalan, jembatan, dan irigasi.

“Selain itu juga dalam pengelolaan aset yang belum tertib antara catatan dengan dilapangan tidak sama. Masih banyak aset tanah yang belum memiliki sertifikat, padahal ini kan riskan. Karena bisa dikuasai pihak lain,”ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Maros, HM Hatta Rahman mengaku bersyukur dengan capaian kabupaten Maros.

Dia bersyukur bisa mempertahankan opini WTP hingga enam kali berturut-turut bukanlah pekerjaan mudah mengingat pemeriksaan BPK semakin teliti.

“Dengan begini tentu ke depan kami akan lebih baik lagi dalam pelaporan keuangan sehingga laporan keuangan Maros bisa lebih berkualitas,” pungkasnya. (rin)

loading...